Belum Kelar Kasus Audrey, Ada Lagi Siswi SD Bully dan Tampar Temannya di Kelas

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Publik tengah digegerkan oleh kasus bullying dan pengeroyokan Audrey di Pontianak, Kalimantan Barat. Belum usai kasus tersebut, publik dikejutkan lagi oleh viralnya kasus bullying anak.

Kali ini, sebuah video yang merekam aksi bullying dan kekerasan yang dilakukan siswi SD terhadap teman sekelasnya, menjadi viral di jagad maya. Video tersebut mulai tersebar sejak Selasa, 9 April 2019 lalu sekitar jam 12.

Salah satu pengguna Facebook dengan akun Jeny Dtlng membagikan video tersebut. Dalam video, terlihat seorang siswi SD yang tak diketahui identitasnya, menampar dan memaki teman sekelasnya dengan kata-kata kasar.

Belum diketahui pasti apa penyebab permasalahan tersebut. Namun, dari kata-kata yang terdengar, diduga siswi itu tak terima dirinya disebut sering keluyuran malam.

“Eh b* (kata makian) kita nda pernah kaluar malam eh (saya tidak pernah keluar malam eh) c* deng ngana (kata makian, dengan kamu),” kata siswi SD itu setelah menampar pipi kiri temannya.

Dari logatnya, diduga siswi tersebut menggunakan bahasa Manado. Usai diperlakukan kasar, siswi yang menjadi korban itu lantas menangis sembari memegang pipinya dan raut wajahnya terlihat seperti menahan sakit.

Video tersebut viral, bahkan sudah ditonton belasan ribu viewers.

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini