BIN Percepat Penelitian Obat Covid19 di Indonesia

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Badan Intelijen Negara (BIN) membantu Kementerian Kesehatan dan Universitas Airlangga Surabaya mempercepat penelitian serta izin memproduksi formulasi obat Covid19.

“BIN membantu alat riset formulasi obat Covid19 bagi Unair untuk mempercepat penanganan Covid19, terutama dalam riset penelitian untuk obat COVID-19,” kata Sekretaris Utama (Sestama) BIN Komjen Pol. Bambang Sunarwibowo melalui pernyataan tertulis di Jakarta, Jumat 12 Juni 2020.

Selain alat penelitian untuk obat Covid19, BIN juga telah membantu mempercepat penanganan Covid19 seperti bantuan alat kesehatan ke sejumlah rumah sakit rujukan Covid19, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19 BNPB, dan Kementerian Kesehatan.

Selain itu, bantuan alat laboratorium Covid19 kepada Lembaga Biologi Molekular (LBM) Eijkman, Universitas Gajah Mada (UGM), Unair, dan Pemerintah Kota Surabaya.

Menurut dia, pemberian bantuan alat laboratorium tersebut untuk meningkatkan efektivitas formulasi obat kombinasi untuk penanganan pasien Covid19.

Dari kerja sama BIN dengan beberapa lembaga penelitian itu telah dihasilkan antara lain tidak ada lagi antrean specimen suspect Covid19 dan efektivitas terapi plasma convalescent pada LBM Eijkman serta pembuatan “rapid test” oleh peneliti UGM yang bekerja sama dengan Universitas Mataram.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Swasembada Energi dan Akselerasi Transisi Energi Bersih

Oleh : Gavin Asadit )*Upaya mewujudkan swasembada energi kini semakin menegaskan posisi Indonesia sebagai negara yang adaptif dan visioner dalam menghadapi dinamika global. Pemerintah mendorong percepatan transisi menuju energi bersih sebagai langkahstrategis untuk memperkuat kemandirian sekaligus memastikan keberlanjutansistem energi nasional. Dalam kerangka ini, swasembada energi tidak hanyadimaknai sebagai terpenuhinya kebutuhan pasokan dalam negeri, tetapi juga sebagai transformasi menyeluruh menuju sistem energi yang lebih modern, efisien, dan ramah lingkungan.Pemerintah menegaskan bahwa ketahanan energi nasional harus bertumpu pada optimalisasi sumber daya domestik yang melimpah. Oleh karena itu, pengembanganenergi baru terbarukan terus dipercepat melalui berbagai program strategis, mulaidari pemanfaatan energi surya, air, hingga bioenergi. Pendekatan ini menjadi bagianintegral dalam menjaga stabilitas pasokan energi sekaligus memperkuat komitmenIndonesia dalam menurunkan emisi karbon secara berkelanjutan.Sejalan dengan arah tersebut, pemerintah telah menetapkan Peraturan PemerintahNomor 40 Tahun 2025 tentang Kebijakan Energi Nasional sebagai landasan utamadalam mendorong swasembada energi dan percepatan dekarbonisasi. Regulasi inimempertegas komitmen negara dalam membangun sistem energi yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan, sekaligus menjadi pijakan kuat bagi Indonesia untuk melangkah menuju masa depan energi yang lebih bersih dan tangguh.Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah terhadap kemandirian energi...
- Advertisement -

Baca berita yang ini