Bunda Dorce Minta Kerjaan ke Raffi Ahmad, ‘Mudah-mudahan Diterima Sebagai Sopir’

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Lama tak wara-wiri di televisi, Dorce Gamalama mendadak jadi sorotan netizen. Ini terjadi usai Bunda Dorce membuat pengakuan di IG TV-nya pada Sabtu, 6 Juni 2020.

Dalam IG TV-nya, Bunda Dorce mengungkapkan keinginannya untuk bekerja sebagai sopir Raffi Ahmad. “Dari mulai puasa, saya kirim pesan sama Raffi, dibalas, alhamdulillah. ‘Fi, Bunda pengen kerja deh sama kamu sebagai sopir.’ Tapi Raffi kayak enggak percaya gitu,” kata Dorce.

Dorce pun mengaku serius ingin bekerja sebagai sopir Raffi-Nagita. “Aku serius, bener deh. Raffi orangnya baik, aku bisa bawa mobil, Raffi kan mobilnya banyak. Padahal juga ada Baim Wong, tapi kok hatiku pengen banget kerja sama Raffi,” lanjutnya.

Dorce mengatakan jika keinginan tersebut sudah disampaikannya ke Raffi Ahmad via WhatsApp. Namun Raffi tampaknya masih enggan memberi keputusan.

Raffi hanya menjawab hendak berdiskusi dulu dengan sang istri, Nagita. “Iya Bun, entar aku ngomong sama istriku ya. Sampai sekarang kayaknya aku penasaran banget, kenapa sih Raffi enggak mau terima aku sebagai sopir,” kata Dorce bercerita.

Dalam tayangan tersebut, Dorce juga berkisah jika dirinya pernah bermimpi didatangi orangtua yang menyuruhnya mendatangi rumah Raffi.

“Tapi kayaknya Raffi enggak yakin, dikiranya Raffi aku bercanda. Mudah-mudahan Raffi mau terima aku,” ujar Dorce.

Dorce pun menegaskan, jika diterima Raffi, ia bersedia bekerja seminggu, sebulan atau bahkan selamanya. “Aku mau mengabdi sama Raffi, insyaallah. Makasih ya Raffi Ahmad, assalamualaikum,” tutupnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini