Heboh Mal Padat Saat Pandemi, Warga Ramai Belanja Baju Lebaran

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Foto-foto yang memperlihatkan sebuah mal dipadati pengunjung tengah viral dan jadi perbincangan hangat netizen.

Dalam foto-foto yang diunggah oleh akun gosip Lambe_Turah itu, warga terlihat membludak di mal demi membeli baju baru. Hal ini tentu saja mengejutkan.

Pasalnya, pemerintah telah memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk mencegah penyebaran covid-19. Namun masih ada saja warga yang mengabaikan aturan tersebut dan malah asyik berbelanja di mal tanpa menjalani protokoler kesehatan yang benar.

Dari keterangan foto yang dituliskan akun Lambe_Turah, diketahui jika pusat perbelanjaan yang ada dalam foto tersebut adalah Roxy Mall Jember.

“Apa itu PSBB ??
Apa itu jaga jarak ??
.
Roxy Malll Jember
GM lumajang

Minggu 17 Mei 2020….,” tulis Lambe_Turah, dikutip Senin, 18 Mei 2020.

Foto viral ini tak pelak menuai komentar pedas para netizen.

“Katanya hidup susah…katanya kena PHK..katanya gak punya penghasilan..katanya ekonomi seret…lha kok iso ngemol…direwangi antri…,” tulis @tiesa_janeeta_alesha.

“Itu kalo laper makan baju aja, jangan nuntut sembako dari pemerintah,” komentar @sukmasrijayanti.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Prioritas MBG untuk 3B, Investasi Gizi Masa Depan

Oleh: Citra Kurnia Khudori)* Upaya menurunkan angka stunting di Indonesia membutuhkan pendekatan yang lebih terarah pada fase paling krusial dalam siklus kehidupan manusia. Karena itu, intervensi gizi pada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B) menjadi langkahstrategis untuk memastikan generasi mendatang tumbuh sehat dan berkualitas. Dalam konteks tersebut, program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang memprioritaskan kelompok 3B menunjukkan arah kebijakan yang tepat. Fokus pada bumil, busui, dan balita berarti pemerintah menempatkan perhatian pada periodeemas 1.000 hari pertama kehidupan (HPK), yang menjadi penentu utama tumbuhkembang anak. Jika intervensi gizi dilakukan secara konsisten sejak masa kehamilan hingga awalkehidupan anak, risiko stunting dapat ditekan secara signifikan. Dengan demikian, kebijakan gizi yang tepat sasaran bukan hanya program bantuan, tetapi juga investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia Indonesia. Pemerintah melalui Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga(Kemendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengandalkan program MBG kategori 3B sebagai strategi kunci untukmengatasi stunting sejak dini.  MBG 3B menjadi bagian integral dari komitmen Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam membangun sumber daya manusiaberkualitas, khususnya melalui pemenuhan gizi pada periode emas 1.000 HPK.  Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, mengatakan program...
- Advertisement -

Baca berita yang ini