Viral! Terungkap Sosok Pria yang Muncul di Larangan Rekam di Bioskop

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Baru-baru ini video TikTok yang dibuat oleh akun @fadlanholao viral di media sosial. Netizen di TikTok ini memparodikan karyawan bisokop yang mirip dengan gaya aslinya.

Aksinya pun bikin netizen ngakak. Namun, di akhir video, ada sosok pria yang ia bilang ia rindukan.

Pria itu sering muncul pada iklan larangan dari pihak bioskop untuk tidak merekam selama penayangan. Aturan tersebut disampaikan lewat tayangan di mana ada seorang pria yang sedang merekam film dengan handphonenya.

BACA JUGA: Viral! Pelajar di Riau Gambar Kelamin Rayakan Kelulusan Jalur Corona

Sosok pria dalam iklan tersebut banyak membuat orang penasaran. Banyak yang mengira jika dirinya salah satu oknum yang selama ini memasok film bajakan di situs-situs film ilegal hingga ada yang mengira jika pria tersebut merupakan pemilik bioskop.

@fadlanholao

AKU KANGEN WOY WOY!!! 🙁 btw ini semua suara ku ya HAHAHA #fyp #foryou #xyzbca #viral #beranda #tiktokindonesia #lucu #parody #ngakak #xxi

♬ original sound – Fadlan Holao – Fadlan Holao

Namun baru-baru ini publik akhirnya mengetahui siapa pria tersebut. Sosoknya diungkap oleh salah satu akun Instagram selebgram @medyrenaldy.

Medy membagikan identitas siapa si pria yang kerap muncul sebelum film bioskop di mulai itu. Ia mengunggah sebuah foto yang mengungkapkan identitas si pria misterius itu dengan mengetag akun @yoginara06.

“Gue udah tahu siapa orang ini! Akhirnya ada orang yang ngasih tahu gue dan mengaku kenal siapa sebenarnya orang yang kita sering lihat di tayangan sebelum nonton bioskop ini,” tulis @medyrenaldy di Instagramnya pada Minggu 3 Mei 2020.

View this post on Instagram

❗️GUE UDAH TAU SIAPA ORANG INI❗️⁣ ⁣ Gaes, jadi karna kemaren salah satu konten di Tiktok gue lumayan rame, sampe masuk @awreceh.id & bahkan @cinema.21 segala, akhirnya ada orang yang ngasih tau gue & mengaku kenal siapa sebenarnya orang yang kita sering liat di tayangan sebelum nonton bioskop ini.⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣ Setelah dikasih tau, AKHIRNYA DAPET IG ORANG INI AAAA ? @yoginara06 (silahkan follow duluan buat analisa sendiri kira2 bener gak sih ini orangnya) dan besok gue iseng pengen live bareng di IG gue jam 9 malam sama dia. Pengen tau bener gak sih dia orang yang kita sering liat atau bukan, bener gak sih dia admin IndoXXI LK21 atau bukan.⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣ BUAT YANG PENGEN TAU DAN MAU NANYA2, KALIAN KOMEN DI BAWAH YAAA. Yang komennya lucu2 dan menarik pengen gue tanyain besok ke orangnya sambil live bareng.⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣ GO GO ???

A post shared by Medy Renaldy (@medyrenaldy) on

Akun @yoginara pun langsung diserbu netizen. Akun yang awalnya hanya memiliki sekitar 600 pengikut kini sudah menajdi 22 ribu followers. Pria yang menulis nama Yogi di keterangan Instagramnya itu pun langsung ramai ditanyai oleh netizen.

View this post on Instagram

#no caption

A post shared by Yogi (@yoginara06) on

Gimana? Mirip gak nih?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kepuasan Publik Jadi Indikator Apresiasi terhadap Pemerintahan Prabowo Gibran

Oleh: Fajar PradiptaKepuasan publik seharusnya tidak hanya dibaca sebagai angka statistik semata, tetapi sebagaicerminan nyata hubungan antara pemerintah dan rakyat yang perlu terus dijaga, bahkanditingkatkan. Dalam konteks pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, tingginya tingkat kepuasan masyarakat dapat dilihat sebagai bentuk apresiasi sekaligusharapan agar kinerja yang telah berjalan selama sekitar satu setengah tahun ini tetap konsistendan adaptif terhadap tantangan zaman. Dengan capaian kepercayaan publik yang menyentuhangka 75,1 persen, publik seolah memberikan sinyal bahwa arah kebijakan pemerintah saatini berada di jalur yang cukup tepat, meskipun tetap membutuhkan evaluasi berkelanjutan.Hasil survei nasional yang dirilis oleh Poltracking Indonesia menunjukkan bahwa tingkatkepuasan terhadap kinerja pemerintahan secara keseluruhan mencapai 74,1 persen. Sementara itu, secara personal, performa Prabowo Subianto sebagai presiden memperolehtingkat kepuasan sebesar 74,9 persen. Angka ini tidak berdiri sendiri, melainkanmerefleksikan persepsi publik terhadap berbagai program prioritas yang telah dijalankanselama setahun terakhir, termasuk upaya menjaga stabilitas ekonomi, penguatan sektorpangan, serta konsistensi dalam menjaga posisi Indonesia di tengah dinamika global yang semakin kompleks.Salah satu program yang paling banyak mendapat sorotan sekaligus apresiasi adalahkebijakan Makan Bergizi Gratis yang dinilai mampu menyentuh langsung kebutuhanmasyarakat. Program ini tidak hanya berfungsi sebagai intervensi sosial, tetapi juga menjadisimbol kehadiran negara dalam menjawab persoalan mendasar seperti gizi dan kesejahteraan. Sebanyak 23 persen responden dalam survei menyebut program ini sebagai kebijakan paling bermanfaat, sebuah angka yang menunjukkan bahwa kebijakan berbasis kebutuhan dasarmasih menjadi prioritas utama di mata publik. Keberhasilan ini juga melengkapi capaian lain pemerintah, seperti pengendalian inflasi pangan dan peningkatan akses bantuan sosial yang lebih merata.Peneliti utama Poltracking Indonesia, Masduri Amrawi, mengungkapkan bahwa tingginyakepuasan publik tidak terlepas dari kontribusi program tersebut yang dinilai memberikandampak nyata. Ia melihat bahwa kebijakan yang bersifat langsung dan dirasakan masyarakatcenderung memiliki daya dorong lebih kuat terhadap persepsi positif publik. Hal ini menjadipelajaran penting bagi pemerintah bahwa efektivitas program tidak hanya diukur dari skala, tetapi juga dari sejauh mana manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakatluas.Lebih jauh, Masduri Amrawi juga menilai bahwa stabilitas tingkat kepuasan publik di tengahkondisi global yang penuh ketidakpastian merupakan capaian tersendiri. Dalam situasigeopolitik yang memanas dan tekanan ekonomi global yang fluktuatif, pemerintah dinilaimampu menjaga kepercayaan masyarakat melalui kebijakan yang relatif responsif danadaptif. Ini menunjukkan bahwa keberhasilan pemerintah tidak hanya diukur dari program unggulan semata, tetapi juga dari kemampuannya menjaga stabilitas dan rasa aman di tengahmasyarakat.Di sisi lain, survei yang dilakukan oleh Lembaga Survei Indonesia juga memberikangambaran penting terkait persepsi publik terhadap sistem demokrasi di Indonesia. Sebanyak73,9 persen responden menilai bahwa sistem politik nasional masih berjalan dalam koridordemokrasi. Angka ini menjadi indikator bahwa legitimasi demokrasi tetap terjaga, meskipunberbagai kritik dan dinamika politik terus berkembang di ruang publik.Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia, Djayadi Hanan, menilai bahwa kekuatandemokrasi Indonesia masih bertumpu pada mekanisme pemilu yang berjalan serta kebebasanmasyarakat dalam menyampaikan pendapat. Hal ini menjadi fondasi penting dalam menjagastabilitas politik nasional, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah. Dalam konteks satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, keberhasilan menjaga stabilitaspolitik ini menjadi salah satu faktor yang mendukung tingginya tingkat kepuasan masyarakat.Peneliti Poltracking lainnya, Yoki Alvetro, menjelaskan bahwa survei ini dilakukan denganmetode multistage random sampling yang melibatkan 1.220 responden. Dengan margin of error sebesar kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen, hasil survei inidinilai cukup representatif dalam menggambarkan opini publik secara nasional. Pengumpulandata dilakukan melalui wawancara tatap muka pada periode 2 hingga 8 Maret 2026, yang kemudian diverifikasi secara ketat untuk memastikan validitas data.Dalam prosesnya, Yoki Alvetro menegaskan bahwa seluruh data yang masuk telah melaluitahap verifikasi menyeluruh di pusat data, bahkan sebagian sampel juga dilakukanpengecekan ulang sebagai bagian dari kontrol kualitas. Hasilnya menunjukkan tidak adanyakesalahan signifikan, sehingga temuan survei ini dapat dijadikan rujukan dalam membacatren persepsi publik terhadap kinerja pemerintah saat ini.Jika dilihat secara lebih luas, capaian tingkat kepuasan publik ini juga tidak lepas dariberbagai langkah strategis yang telah dilakukan pemerintah selama setahun terakhir. Selainprogram Makan Bergizi Gratis, pemerintah juga mendorong percepatan pembangunaninfrastruktur, digitalisasi layanan publik, serta penguatan sektor UMKM sebagai tulangpunggung ekonomi nasional. Upaya ini secara perlahan membentuk persepsi positif di tengahmasyarakat bahwa pemerintah hadir dan bekerja untuk kepentingan rakyat. Oleh karena itu, mari kita sebagai bagian dari publik tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga turut aktifmengawal jalannya pemerintahan agar tetap berpihak pada kepentingan bersama dan mampumenjawab tantangan masa depan dengan lebih baik.*) Pengamat Politik dan Kebijakan Strategis Nasional
- Advertisement -

Baca berita yang ini