Wajib Tau! Deretan Makan Haram bagi Penderita Maag di Bulan Puasa

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Di bulan puasa, konsumsi makanan tentu menjadi hal yang perlu diperhatikan dengan saksama. Lantaran memberikan pengaruh terhadap kelancaran ibadah sehari-hari.

Terutama bagi yang menderita sakit maag, hal ini tak bisa disepelekan. Nah, berikut ini ada deretan makanan yang haram disentuh oleh penderita maag saat berpuasa.

Soda

Minuman bersoda pun dapat memicu naiknya asam lambung. Gelembung soda yang terjebak dalam perut dapat meningkatkan risiko naiknya asam lambung. Selain itu, minuman bersoda juga mengandung kafein dan juga bersifat asam sehingga bisa memperburuk kondisi penderita sakit mag.

Daging Tinggi Lemak

Kenaikan asam lambung juga dapat disebabkan oleh jenis daging tinggi lemak seperti sapi atau kambing. Pasalnya, lemak mengendap lama di perut dan dapat meningkatkan risiko kenaikan asam lambung.

Cokelat

Dibanding makanan lain, cokelat bisa menyebabkan naiknya asam lambung. Pasalnya, cokelat mengandung kafein dan stimulan seperti theobromine, yang dapat memicu naiknya asam lambung. Oleh karena itu, sebaiknya hindari makanan ini pada saat berpuasa.

Gorengan

Gorengan dan makanan banyak lemak dapat menjadi pemicu naiknya asam lambung. Makanan ini sebaiknya dihindari selama puasa karena bisa menyebabkan naiknya asam lambung.

Produk Susu Tinggi Lemak

Makanan tinggi lemak terutama dari produk olahan susu bisa menyebabkan kenaikan asam lambung. Oleh karena itu, bagi kamu yang memiliki riwayat sakit mag, sebaiknya hindari produk makanan ini.

3 KOMENTAR

  1. Terima kasih M’News atas artikel yang bermanfaat. Saya memiliki penyakit magh. Membaca artikel ini membuat saya terhenyak karena jenis – jenis makanannya sebagian adalah faforit saya. Seperti coklat dan gorengan adalah yang tidak bisa saya hindari. Tapi setelah mengetahui info ini membuat saya ingin menghentikan kebiasaan lama saya dan memperbaiki pola makan yang lebih sehat, terutama saat puasa ini. #KomenPositif

  2. Gorengan padahal makanan favorit saya tuhh, yanudah demi kesehatan perut saya yg suka maag, saya akan kurangi. Tks ya Mimin ? #KomenPositif

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Mendukung Instensifikasi Respons Dini Menekan Dampak PHK terhadap Masyarakat

*) Oleh : Prinsa AlisaDinamika perekonomian global yang masih diwarnai ketidakpastian memberikantantangan tersendiri bagi dunia usaha dan sektor ketenagakerjaan di Indonesia. Dalam situasi tersebut, pemerintah terus menunjukkan komitmennya untuk melindungimasyarakat melalui berbagai langkah strategis guna mengantisipasi dan meminimalkan dampak pemutusan hubungan kerja (PHK). Upaya intensifikasirespons dini yang dilakukan pemerintah patut mendapatkan dukungan dari seluruhelemen masyarakat karena menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas ekonominasional sekaligus melindungi kesejahteraan para pekerja dan keluarganya.Langkah respons dini yang diperkuat pemerintah menunjukkan adanya kesadaranbahwa potensi PHK harus diantisipasi sebelum berkembang menjadi permasalahansosial dan ekonomi yang lebih besar. Melalui pemantauan kondisi industri secaraberkelanjutan, penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, sertakomunikasi yang lebih intensif dengan pelaku usaha, pemerintah berupayamendeteksi berbagai potensi risiko sejak awal. Pendekatan ini menjadi penting karenapenanganan yang cepat dan tepat dapat mengurangi dampak yang dirasakan oleh pekerja maupun sektor usaha.Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Dirjen PHI dan Jamsos) Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (KemnakerRI), Indah Anggoro Putri menjelaskan pemerintah terus mendorong berbagaikebijakan yang bertujuan menjaga keberlangsungan dunia usaha agar tetap mampumempertahankan tenaga kerjanya. Berbagai insentif, kemudahan berusaha, hinggaupaya menjaga iklim investasi terus dilakukan untuk menciptakan ruang tumbuh bagisektor industri. Langkah tersebut menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya fokuspada penanganan dampak setelah PHK terjadi, tetapi juga berupaya mencegahterjadinya PHK melalui penguatan daya tahan ekonomi dan dunia usaha.Selain itu, pengembangan program peningkatan keterampilan dan pelatihan kerjamenjadi salah satu bentuk nyata respons pemerintah dalam menghadapi perubahankebutuhan pasar tenaga kerja. Transformasi ekonomi dan perkembangan teknologimenuntut tenaga kerja memiliki kompetensi yang semakin adaptif. Melalui berbagaiprogram pelatihan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pemerintahberupaya memastikan bahwa pekerja Indonesia tetap memiliki daya saing dan peluang kerja yang luas di tengah perubahan ekonomi yang berlangsung cepat.Dukungan terhadap respons dini pemerintah juga penting karena dampak PHK tidakhanya dirasakan oleh individu yang kehilangan pekerjaan, tetapi juga memengaruhikondisi ekonomi keluarga dan masyarakat sekitar. Ketika lapangan kerja dapatdipertahankan dan risiko PHK dapat ditekan, daya beli masyarakat akan tetap terjaga. Stabilitas konsumsi rumah tangga pada akhirnya akan mendukung pertumbuhanekonomi nasional yang lebih kuat dan berkelanjutan. Oleh karena itu, keberhasilanlangkah pemerintah dalam melakukan mitigasi risiko ketenagakerjaan akanmemberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.Pakar demografi dan ketenagakerjaan terkemuka dari Universitas Gadjah Mada(UGM), Tadjuddin Noer Effendi menjelaskan di tingkat daerah, penguatan respons dinidapat membantu pemerintah daerah dan pelaku usaha mengambil langkah antisipatifyang lebih efektif. Informasi yang diperoleh lebih cepat memungkinkan berbagai pihakmenyiapkan solusi sebelum terjadi gejolak ketenagakerjaan yang lebih besar. Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam memastikan setiap kebijakan dapat berjalansecara optimal dan tepat sasaran.Dukungan terhadap langkah pemerintah juga perlu diwujudkan melalui partisipasi aktifberbagai pemangku kepentingan....
- Advertisement -

Baca berita yang ini