Ini 5 Fakta Gila tentang Kurt Cobain yang Pernah Ramal Kematiannya Sendiri

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Hasil otopsi pihak berwajib di Seattle, AS menyatakan Kurt Cobain meninggal dunia pada 5 April 1994, meskipun jasadnya baru ditemukan pada 8 April 1994 di garasi rumahnya di Lake Washington.

Dunia tercengang, sang idola yang dielu-elukan begitu cepat mengakhiri hidupnya sendiri. Padahal, Nirvana kala itu sedang naik daun, Cobain membantai semua aliran rock era 80-an yang mulai membosankan.

Tapi, di balik kematian Cobain yang disebut masih misterius hingga kini, ada beberapa fakta menarik tentang kehidupan pria kelahiran Aberdeen 20 Februari 1967 itu. Setidaknya, ada 5 fakta yang tak banyak orang tahu tentang kehidupan Cobain, seperti berikut ini:

1. Meramal Kematian Dirinya

Kurt pernah meramal kematian dirinya, persis seperti yang terjadi. Pada usia 14 tahun, kepada teman sekolahnya, Cobain berkata ia akan menjadi superstar musik, lalu bunuh diri dan melebur dalam kemuliaan.

Rupanya ia terinspirasi dari Jimi Hendrix yang bunuh diri di usia 27 tahun. Akhirnya, Kurt benar-benar menghabisi dirinya sendiri di usia 27 tahun, seusia Jimi Hendrix.

2. Pindah Agama dari Kristen ke Budha

Orang setenar Cobain, hidup dalam penjara depresi sejak kecil hingga kematiannya. Ia adalah korban perceraian kedua orang tuanya, yang membuatnya depresi, lalu menjadi pemberontak.

Kelakuan Cobain yang tak terkontrol membuat ayahnya menitipkannya ke keluarga Kristen yang taat. Cobain sempat cukup religius sebagai seorang Kristen, lalu secara mengejutkan mengaku pindah ke agama Budha.

3. Dituduh Gay, Fakta atau Kebohongan?

Selama masa sekolah, Cobain punya sahabat paling dekat dengannya. Sahabatnya itu diketahui adalah seorang gay. Ia pun terdampak, dituduh gay oleh teman-temannya, namun Cobain cuek.

Dalam sebuah wawancara bersama The Advocate, Cobain menceritakan hari-hari saat ia dituduh gay oleh teman-teman sekolahnya. Ia pun mengaku bahwa dirinya bangga dituduh gay, walaupun bukan seorang gay.

4. Penggemar The Beatles

Cobain adalah penggemar berat band legendaris asal Inggris, The Beatles. Bahkan, masa kecilnya diisi dengan lagu-lagu John Lenon dkk. Cobain mengaku merasa beruntung hidup untuk mendengarkan lagu-lagu Beatles.

5. Abu Jenazah Ditebar ke Sungai

Banyak orang bertanya-tanya, dimana makam Kurt Cobain. Sang legenda tak memiliki makam khusus, karena abu jenazahnya ditebarkan di Sungai di kawasan Viretta Park. Para penggemar biasa datang untuk mengenang Cobain, terutama di hari ulang tahunnya. (RyV)

Berita Terbaru

Pemerintah Optimalkan Sekolah Rakyat untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Oleh: Yoga Pradana SantosoPemerintah terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasionalmelalui percepatan dan optimalisasi program Sekolah Rakyat yang kini menunjukkan progressignifikan di berbagai daerah, sekaligus menjadi bukti bahwa pemerataan akses pendidikan tidaklagi sebatas wacana, melainkan telah dijalankan secara konkret dan terukur sebagai bagian dariagenda pembangunan sumber daya manusia. Dalam satu tahun terakhir, pemerintah jugamencatat berbagai keberhasilan penting, mulai dari percepatan pembangunan infrastrukturpendidikan, peningkatan akses belajar di wilayah tertinggal, hingga penguatan kolaborasi lintaskementerian yang berdampak langsung pada masyarakat, sehingga kehadiran Sekolah Rakyat menjadi simbol nyata investasi jangka panjang negara dalam menciptakan generasi yang lebihberkualitas dan berdaya saing.Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengungkapkan bahwa pembangunan SekolahRakyat tahap kedua terus berjalan dengan progres yang menggembirakan meskipun dihadapkanpada sejumlah tantangan di lapangan, terutama terkait kesiapan lahan dan akses menuju lokasipembangunan, sementara peran Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PekerjaanUmum Bisma Staniarto dinilai sangat krusial dalam menjaga ritme pembangunan agar tetapsesuai dengan target yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menilai koordinasi teknis yang dilakukan secara konsisten menjadi faktor kunci dalam memastikan setiap hambatan dapatdiatasi secara terukur sehingga proyek tidak berjalan parsial, melainkan terintegrasi dari pusathingga daerah.Lebih lanjut, pembangunan Sekolah Rakyat tahap kedua tidak hanya berfokus pada penyelesaianfisik bangunan, tetapi juga memastikan kesiapan operasional agar sekolah dapat langsungdigunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan olehmasyarakat. Berdasarkan data terbaru, dari total 104 lokasi pembangunan, sebanyak 101 lokasitelah memasuki tahap konstruksi dan seluruhnya ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026, sebuahcapaian yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjadikan sektor pendidikan sebagaiprioritas utama pembangunan nasional.Dalam upaya memastikan target tersebut tercapai, Muhammad Qodari menegaskan bahwaKantor Staf Presiden bersama Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum terusmelakukan langkah konkret melalui rapat koordinasi intensif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN karya dan penyedia jasa konstruksi, sehingga setiap persoalan yang muncul, baik terkait teknis, logistik, maupun kesiapan lahan, dapat dipetakan secara komprehensif danditangani dengan solusi yang jelas dan terukur.Koordinasi tersebut kemudian diperluas dengan melibatkan Kementerian Sosial, KementerianDalam Negeri, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan, serta Zeni TNI Angkatan Darat, yang dinilai mampu mempercepat penyelesaian berbagai hambatan strategis di lapangan, termasukpembangunan akses jalan dan penuntasan persoalan lahan di sejumlah wilayah, di mana sinergilintas sektor ini menjadi kunci dalam mempercepat realisasi program secara menyeluruh danmemastikan tidak ada kendala yang berlarut-larut.Hasil dari upaya percepatan tersebut mulai terlihat di sejumlah wilayah dengan progrespembangunan yang cukup signifikan, seperti di Kalimantan Selatan yang mencapai 30,85 persen, Sulawesi Selatan sebesar 30,22 persen, serta Jawa Barat sebesar 28,07 persen, meskipunpemerintah tetap memberikan perhatian khusus pada beberapa lokasi dengan progres yang masihrendah melalui intervensi yang lebih intensif agar target penyelesaian secara keseluruhan tidakterganggu.Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk memperluas aksespendidikan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak bencana maupun daerahdengan keterbatasan infrastruktur pendidikan, sehingga anak-anak dari keluarga prasejahteratetap dapat memperoleh pendidikan formal yang layak. Program ini dirancang sebagai investasijangka panjang dengan target penyelesaian yang terukur agar dapat segera dimanfaatkan, sekaligus menjadi bagian dari upaya negara dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh wargatanpa terkecuali.Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah juga mempercepat penambahanprogram Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai beroperasi pada April 2026, di...
- Advertisement -

Baca berita yang ini