Siap-Siap, PT KAI Bakal Jual Tiket Kereta Mudik Tambahan

Baca Juga

MINEWS.ID, JAKARTA – Tiket kereta mudik lebaran seperti diberitakan sudah ludes terjual. Tetapi para pemudik jangan kecewa sebab dua hari lagi atau tanggal 6 April 2019, PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan menjual tiket mudik tambahan.

Menurut keterangan tertulis PT KAI, penjualan itu dibuka 6 April dini hari. Ada 50 rangkaian kereta mudik tambahan yang akan diberangkatkan dari Jakarta ke sejumlah kota di Jawa.

Dengan demikian selama musim mudik lebaran Juni 2019 PT KAI mengoperasikan 406 kereta.

Tambahan 50 kereta selama Lebaran 2019 terdiri dari 27 eksekutif dan bisnis, 11 ekonomi non PSO, 4 ekonomi PSO, dan 8 kereta yang memanfaatkan rangkaian idle.

Daftar KA tambahan Lebaran 2019 itu adalah:

Argo Dwipangga Fak Slo-Gmr 2
Argo Jati Fak Gmr-Cn 2
Argo Jati Tamb Gmr-Cn 2
Argo Lawu Fak Gmr-Slo 2
Argo Muria Leb Smt-Gmr 2
Argo Sindoro Leb Smt-Gmr 2
Brantas Leb Pse-Smc-Bl 2
Cirebon Eskpres Fak Gmr-Cn 2
Gajayana Leb Gmr-Ml 2
Kertajaya Leb Pse-Sbi 2
Kutojaya Selatan Leb Kac-Kta 2
Kutojaya Utara Tamb Pse-Kta 2
Lodaya Leb Bd-Slo 4
Mataram Pse-Lpn 2
Matarmaja Leb Pse-Ml 2
Pasundan Leb Kac-Sgu 2
Purwojaya Leb Gmr-Cp 2
Sancaka Leb Yk-Sgu 2
Sawunggalih Leb Pse-Kta 2
Sembrani Leb Gmr-Sbi 2
Senja Cirebon Fak Pse-Cn 2
Taksaka Malam Leb Gmr-Yk 2
Taksaka Pagi Leb Yk-Gmr 2
Tawangjaya Leb Pse-Smc 2

Keterangan:
Bd: Bandung
Ml: Malang
Bl: Blitar
Pse: Pasar Senen
Cn: Cirebon
Sbi: Surabaya Pasar Turi
Cp: Cilacap
Sgu: Surabaya Gubeng
Gmr: Gambir
Slo: Solo Balapan
Kac: Kiaracondong
Smc: Semarang Poncol
Kta: Kutoarjo
Smt: Semarang Tawang
Lpn: Lempuyangan
Yk: Yogyakarta

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini