Waduh, Leonardo Da Vinci dan Pelukis Legendaris Michelangelo Ternyata Seorang Homo.

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Michelangelo Buonarroti telah meninggal berabad-abad yang lalu. Namun, kontroversi mengenai dirinya adalah seorang homoseksual masih diperdebatkan hingga kini.

Michelangelo selama ini dikenal sebagai pelukis, pemahat, arsitek juga penulis puisi terkenal yang hidup antara abad 15-16.

Semasa hidupnya, Michelangelo telah membuat banyak karya mulai dari patung, lukisan dan puisi. Namun kebanyakan dari hasil karyanya disebut-sebut mengarah pada prilaku homoseksual.

Hal itu karena, sebagian besar patung dan lukisan yang dibuat oleh Michelangelo menggambarkan pria telanjang.

Dilansir dari theculturetrip.com, salah satu karyanya yang cukup terkenal adalah lukisan berjudul ‘The Last Judgment’ yang dibuat di Kapel Santina, Kota Vatikan (1536-1541).

Karya itu menjadi kontroversi karena menghadirkan banyak sosok pria telanjang sebelum asistennya, Daniele da Volterraa, memperbaiki lukisan tersebut dengan memberinya gambar kain untuk menutupi bagian yang dianggap vulgar.

Karya lainnya adalah Patung bernama ‘David’ dan ‘Bacchus’ juga menggambarkan seorang pria telanjang.

Patung David karya Michaelangelo.

Dilansir dari artnews.com, seorang penulis bernama Elena Lazzarini menganggap jika patung dan lukisan pria telanjang yang dibuat oleh Michelangelo diilhami sebuah tempat pemandian air panas dan panti pijat yang pernah dikunjunginya.

Di sanalah ia mendapat inspirasi karena banyak melihat pria telanjang yang berlalu lalang di tempat tersebut.

Namun alasan tersebut tetap tidak bisa mengubah persepsi sebagian orang yang menganggapnya sebagai gambaran dari prilaku homoseksual. Pendapat mereka diperkuat dengan ditemukannya karya puisi milik Michelangelo yang dianggap memiliki makna menggambarkan homoseksualitas.

Hal itu diungkapkan sejarawan seni, John Addington Symonds, yang mengatakan Michelangelo sering membuat puisi bermakna romantis untuk para pria yang dianggap sebagai ‘pacar,’ salah satunya Tommaso Cavalieri.

Pada 1532, Michelangelo mengembangkan hubungan dengan Tommaso dei Cavalieri yang juga seorang bangsawan muda. Dari hubungan itu dia menulis lusinan soneta romantis yang didedikasikan untuk Cavalieri.

Tak cuma Cavalieri, John bahkan tidak ragu menyimpulkan jika Michelangelo memiliki hubungan seksual dengan modelnya Gherardo Perini dan asistennya Febo di Poggio.

Diketahui prilaku menyimpang homoseksual di zaman Michelangelo hidup memang menjadi hal yang lazim. Bahkan seniman ternama lainnya saat itu juga terbukti memiliki prilaku menyimpang tersebut.

Dilansir dari rictornorton.co.uk Orang-orang sezaman Michelangelo, seperti Leonardo da Vinci, Sandro Botticelli, Benvenuto Cellini dan Giovanni Antonio Bazzi secara terbuka didakwa karena melakukan sodomi. Leonardo bahkan dipenjara selama dua bulan. (Widyo)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Optimalkan Sekolah Rakyat untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Oleh: Yoga Pradana SantosoPemerintah terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasionalmelalui percepatan dan optimalisasi program Sekolah Rakyat yang kini menunjukkan progressignifikan di berbagai daerah, sekaligus menjadi bukti bahwa pemerataan akses pendidikan tidaklagi sebatas wacana, melainkan telah dijalankan secara konkret dan terukur sebagai bagian dariagenda pembangunan sumber daya manusia. Dalam satu tahun terakhir, pemerintah jugamencatat berbagai keberhasilan penting, mulai dari percepatan pembangunan infrastrukturpendidikan, peningkatan akses belajar di wilayah tertinggal, hingga penguatan kolaborasi lintaskementerian yang berdampak langsung pada masyarakat, sehingga kehadiran Sekolah Rakyat menjadi simbol nyata investasi jangka panjang negara dalam menciptakan generasi yang lebihberkualitas dan berdaya saing.Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengungkapkan bahwa pembangunan SekolahRakyat tahap kedua terus berjalan dengan progres yang menggembirakan meskipun dihadapkanpada sejumlah tantangan di lapangan, terutama terkait kesiapan lahan dan akses menuju lokasipembangunan, sementara peran Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PekerjaanUmum Bisma Staniarto dinilai sangat krusial dalam menjaga ritme pembangunan agar tetapsesuai dengan target yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menilai koordinasi teknis yang dilakukan secara konsisten menjadi faktor kunci dalam memastikan setiap hambatan dapatdiatasi secara terukur sehingga proyek tidak berjalan parsial, melainkan terintegrasi dari pusathingga daerah.Lebih lanjut, pembangunan Sekolah Rakyat tahap kedua tidak hanya berfokus pada penyelesaianfisik bangunan, tetapi juga memastikan kesiapan operasional agar sekolah dapat langsungdigunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan olehmasyarakat. Berdasarkan data terbaru, dari total 104 lokasi pembangunan, sebanyak 101 lokasitelah memasuki tahap konstruksi dan seluruhnya ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026, sebuahcapaian yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjadikan sektor pendidikan sebagaiprioritas utama pembangunan nasional.Dalam upaya memastikan target tersebut tercapai, Muhammad Qodari menegaskan bahwaKantor Staf Presiden bersama Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum terusmelakukan langkah konkret melalui rapat koordinasi intensif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN karya dan penyedia jasa konstruksi, sehingga setiap persoalan yang muncul, baik terkait teknis, logistik, maupun kesiapan lahan, dapat dipetakan secara komprehensif danditangani dengan solusi yang jelas dan terukur.Koordinasi tersebut kemudian diperluas dengan melibatkan Kementerian Sosial, KementerianDalam Negeri, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan, serta Zeni TNI Angkatan Darat, yang dinilai mampu mempercepat penyelesaian berbagai hambatan strategis di lapangan, termasukpembangunan akses jalan dan penuntasan persoalan lahan di sejumlah wilayah, di mana sinergilintas sektor ini menjadi kunci dalam mempercepat realisasi program secara menyeluruh danmemastikan tidak ada kendala yang berlarut-larut.Hasil dari upaya percepatan tersebut mulai terlihat di sejumlah wilayah dengan progrespembangunan yang cukup signifikan, seperti di Kalimantan Selatan yang mencapai 30,85 persen, Sulawesi Selatan sebesar 30,22 persen, serta Jawa Barat sebesar 28,07 persen, meskipunpemerintah tetap memberikan perhatian khusus pada beberapa lokasi dengan progres yang masihrendah melalui intervensi yang lebih intensif agar target penyelesaian secara keseluruhan tidakterganggu.Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk memperluas aksespendidikan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak bencana maupun daerahdengan keterbatasan infrastruktur pendidikan, sehingga anak-anak dari keluarga prasejahteratetap dapat memperoleh pendidikan formal yang layak. Program ini dirancang sebagai investasijangka panjang dengan target penyelesaian yang terukur agar dapat segera dimanfaatkan, sekaligus menjadi bagian dari upaya negara dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh wargatanpa terkecuali.Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah juga mempercepat penambahanprogram Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai beroperasi pada April 2026, di...
- Advertisement -

Baca berita yang ini