Diduga Intimidasi Penggugat Banjir, Anies Baswedan Jadi Trending Topic Lewat #JokerAncamPenggugatBanjir

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Tagar #JokerAncamPenggugatBanjir menjadi trending topic Twitter di wilayah Indonesia pada Selasa, 4 Februari 2020 siang. Netizen ramai-ramai berkomentar soal dugaan intimidasi yang dilakukan kepada penggugat banjir oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Seperti diketahui, tiga perwakilan penggugat class action banjir Jakarta 2020 terhadap Anies Baswedan tidak hadir dalam sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Selasa, 3 Februari 2020 kemarin. Perwakilan tersebut berasal dari wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Jakarta Barat.

Kuasa hukum penggugat, Azas Tigor Nainggolan mengatakan tiga warga yang menjadi perwakilan tidak hadir karena mendapatkan intimidasi. Menurut Tigor, tig penggugat tersebut didatangi orang tidak dikenal lalu dicecar sejumlah pertanyaan.

“Mengapa mereka menggugat Pemprov DKI Jakarta atas peristiwa banjir 1 Januari lalu, ada imbauan supaya mereka mencabut, jadi ada perasaan tertekan dari perwakilan anggota kelas itu sehingga ada yang belum berani untuk muncul,” kata dia di hadapan majelis hakim.

Berita ini pun memicu reaksi dari para netizen. Kata Joker yang ada di tagar tersebut pun berasal dari Ade Armando yang beberapa waktu lalu menggambarkan sosok Gubernur DKI Jakarta itu sebagai sosok ‘Joker’.

Lantas apa kata netizen soal intimidasi yang diduga dilakukan oleh pihak Anies Baswedan? Berikut kumpulan cuitan netizen Twitter yang telah dikumpulkan Minews.id:

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih Tumbuh dari Kebutuhan Warga

Oleh: Yusuf Rinaldi*Pembangunan ekonomi desa terus menjadi prioritas pemerintah sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan. Pemerintahmemastikan petani memperoleh pupuk tepat waktu, ibu rumah tangga menikmatiharga sembako yang terjangkau, pelaku usaha mikro memiliki akses pasar yang lebih luas, serta masyarakat desa semakin mudah menjangkau layanan keuangan. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, komitmen tersebutdiwujudkan melalui penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan yang mampu meningkatkankesejahteraan, memperkuat kemandirian desa, dan mendorong pemerataanpembangunan sesuai potensi masing-masing wilayah.Keseriusan itu tampak jelas sejak awal. Dalam rapat terbatas bersama...
- Advertisement -

Baca berita yang ini