Peluk Erat Seorang Nenek dan Kasih Rp 500 ribu, Prabowo Diledek Netizen

Baca Juga

MINEWS.ID, JAKARTA – Ada yang menarik perhatian netizen saat calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto berkampanye di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) Selasa 26 Maret 2019.

Hal menarik itu datang dari seorang nenek yang entah bagaimana caranya bisa naik ke panggung kampanye tempat prabowo pidato.

Setelah berada di panggung Prabowo langsung memeluknya dengan erat beberapa saat sebelum melanjutkan pidatonya kembali.

Nenek berkerudung hijau dan gaun biru itu tampak membisikkan sesuatu kepada Ketua Umum Partai Gerindra tersebut ketika dia mengendurkan pelukannya. Tak jelas benar apa yang dibisikkan.

Peristiwa itu diunggah pada akun youtube Info Netral pada video berdurasi sekitar 3 menit.

Namun, pada video lain sang nenek tampak diajak membuat vlog oleh seorang lelaki berkaus biru.

Dalam video berdurasi 44 detik yang diunggah akun randy firdaus itu terungkap dari si nenek dia diberi uang Rp 500 ribu oleh Prabowo saat acara itu.

Menanggapi peristiwa itu netizen banyak yang memberi komentar bernada sinis.

Seorang di antaranya adalah pemilik akun @putra13 Banda, “Gak kuat bayar yg 80jt, cari yg murah aja 500rb gpp nenek2 juga wkwkwk.”

Sedangkan pemilik akun @HENDRIK KOPLO MANIA justru heran dengan keberadaan seorang nenek di tengah kerumunan manusia.

“Cuma mau nanya dan heran saja.klau aku lihat ORKES DANGDUT DESAKAN GITU BERDIRI DIAM SAJA NGK BISA.PASTI KENA SENGGOL.LHA NENEK INI APA NGK TAKUT JATUH SAMA TERINJAK INJAK. “

Berita Terbaru

Wujudkan Daya Saing Global, Program Magang Nasional Diperluas ke Seluruh Indonesia

Oleh: Alya Safira )*Upaya pemerintah dalam memperkuat daya saing global terusmenunjukkan arah yang semakin terstruktur melalui perluasan Program Magang Nasional ke seluruh Indonesia. Kebijakan ini dirancang bukanhanya untuk menjawab kebutuhan jangka pendek pasar tenaga kerja, tetapi juga sebagai strategi jangka panjang dalam membangun sumberdaya manusia unggul. Di tengah dinamika ekonomi global yang kompetitif, pemerintah menempatkan peningkatan kualitas tenaga kerja sebagaiprioritas utama agar Indonesia mampu bersaing secara berkelanjutan.Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menjadi salah satu aktor pentingdalam mendorong penguatan program ini. Dalam pertemuannya bersamaMenteri Ketenagakerjaan, ia menekankan bahwa Program MagangNasional telah menunjukkan perkembangan yang signifikan, terutama darisisi antusiasme masyarakat. Tingginya jumlah pendaftar yang mencapai ratusan ribu orang menunjukkan bahwa program ini menjadi kebutuhan nyata bagi lulusanbaru yang ingin mendapatkan pengalaman kerja. Ia melihat kondisi inisebagai momentum untuk memperluas kuota peserta pada periode 2026–2027, sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan program agar semakin relevan dengan kebutuhan industri.Dalam pandangan Teddy, penguatan program tidak cukup hanya denganmenambah jumlah peserta. Pemerintah juga harus memastikan bahwasetiap peserta memperoleh pengalaman kerja yang bermakna. Oleh karena itu, program ini dirancang dengan pendekatan yang lebihkomprehensif, mencakup pembelajaran langsung di lingkungan kerjaprofesional, pendampingan oleh mentor berpengalaman, serta pemberianupah yang sesuai standar. Pendekatan ini diyakini mampu membentukkompetensi yang tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga mencakup soft skills yang sangat dibutuhkan dalam dunia kerja modern.Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, memberikanpenekanan pada aspek keberlanjutan program. Ia memandang bahwaProgram Magang Nasional harus menjadi bagian dari ekosistempengembangan tenaga kerja yang lebih luas. Oleh karena itu, pemerintah tidak berhenti pada penyelenggaraanmagang semata, tetapi juga menyiapkan program lanjutan sepertisertifikasi kompetensi. Dengan adanya sertifikasi ini, keterampilan yang dimiliki peserta dapat diakui secara formal dan meningkatkan peluangmereka untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik.Dalam berbagai kesempatan, Yassierli juga menyoroti pentingnyamenjaga optimisme para peserta, terutama setelah merekamenyelesaikan program magang. Ia mendorong agar para...
- Advertisement -

Baca berita yang ini