Hari Ini Jakarta dan Sekitarnya Cerah

Baca Juga

MATAINDONESIA, JAKARTA – Senin 27 Januari 2020, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) akan cerah berawan.

Berdasarkan laman resmi BMKG, seluruh wilayah DKI Jakarta cerah berawan dengan suhu udara antara 24-26 derajat Celcius. Namun di siang hari beberapa wilayah, seperti Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, dan Jakarta Utara berpotensi hujan.

Kota Bekasi dan Kota Depok, juga cerah berawan di pagi hari dengan suhu udara 22 derajat Celcius dan malam hari berpotensi terjadi hujan lokal.

Wilayah Bogor, cerah berawan pada pagi hari dan berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan dan hujan lokal pada siang hingga malam hari. Untuk wilayah Tangerang, Banten, BMKG memprediksi cuaca berawan pada pagi dan malam hari serta adanya potensi hujan lokal di siang hari.

Namun BMKG juga mengimbau agar masyarakat di wilayah Bogor, Depok, Bekasi, waspada adanya potensi hujan yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Peringatan dini potensi hujan disertai angin kencang dan kilat dengan durasi singkat juga dikeluarkan oleh BMKG untuk wilayah Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur, pada siang dan sore hari.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini