Klaim Bisa Panggil Nabi dan Malaikat, Ningsih Tinampi Disebut Sesat oleh Mbah Mijan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Siapa yang tak kenal Ningsih Tinampi? Praktisi pengobatan alternatif asal Pasuruan Jawa Timur ini sangat terkenal hingga disebut sebagai perempuan ‘sakti’ pembasmi jin dan teman-temannya.

Pengobatan Ningsih viral di media sosial. Melalui anak buahnya, Ningsih merekam hampir semua proses pengobatan dan diunggah di situs berbagi video YouTube.

Namun, baru-baru ini pengobatan alternatif Ningsih ini mendapat perhatian dari paranormal Mbah Mijan. Mbah Mijan yang menudingnya sesat karena mengaku dikawal dan bisa panggil Nabi dan malaikat.

“Saya tidak bohong dan saya juga tidak mengada-ada. Ini para malaikat yang aku undang. Biar semua tahu, yang saya undang sekarang adalah para nabi,” ujar Ningsih Tinampi kepada pasiennya dalam salah satu video yang diunggah di channel YouTubenya.

“Ini yang datang para nabi, saya tidak bohong, demi Allah!,” tegas Ningsih Tinampi.

Lewat cuitannya di Twitter, Mbah Mijan pun langsung menanggapi pernyataan Ningsih itu dengan menyebutnya kram otak dan sakit, bukan sakti.

“Hati-Hati terhadap otak kram yang remnya blong! sesat

Rosulullah bisa dipanggil seenak udel, itu bukan SAKTI tapi SAKIT.

Ini ranah sensitif, bahkan menganggap kekasih Allah dibawah kendali dan perintah Ningsih, karena bisa dipanggil dengan begitu mudah, adalah kebablasan,” tulis Mbah Mijan.

Menanggapi tudingan Mbah Mijan, Ningsih Tinampi pun angkat bicara. Ia dengan tegas membantahnya. Ia mengaku dalam melakukan pengobatan alternatif, sering dibantu oleh Nabi dan malaikat.

“Kalau memang perbuatanku ini sesat, sesatnya dari mana? Allah memang memberiku begitu kelebihan dnegan tujuan agar bisa mengingatkan semuanya ke Islamnya kembali.

Karena saya bisa berkomunikasi dnegan Rosul, karena saya selalu diutus untuk melakukan itu,” imbuhnya.

Bahkan, Ningsih Tinampi menantang agar Mbah Mijan dan yang tidak percaya kepadanya untuk melihat sendiri cara pengobatannya.

“Nyoba sekali-kali yang punya indera ke rumah, melihat cara pengobatan saya. Sesatnya dari mana?” kata Ningsih.

“Saya mengeluarkan dari semua penyakit adalah dari setan, terutama ilmu hitam yang menyakiti orang,” tegasnya.

Jika terbukti pengobatannya sesat, Ningsih Tinampi mengaku akan berhenti dan menanggung semuanya.

“Kalau pengobatan saya ini sesat, saya berhenti dan siap menanggung semuanya,” imbuh Ningsih Tinampi.

Setelah itu, Ningsih Tinampi pun menantang paranormal lain seperti Mbah Mijan untuk pergi ke rumahnya

“Silakan paranormal lainnya, yang mengaku bisa melihat gaib, silakan suruh melihat ke rumah saya. Sesat dari mana? mana buktinya?” tegas Ningsih Tinampi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Transparansi MBG: Bukti Pemerintahan Prabowo Kelola Program Rakyat dengan Hatidan Integritas

Oleh: Alexander Royce*) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subiantosejak awal dirancang bukan sekadar sebagai kebijakan sosial, melainkan sebagai investasi jangkapanjang bagi kualitas sumber daya manusia Indonesia. Program ini menargetkan pemenuhan gizijutaan anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita di berbagai wilayah Tanah Air. Dalamperjalanannya, MBG tidak hanya menghadirkan manfaat kesehatan dan sosial, tetapi juga menunjukkan bagaimana pemerintah berupaya membangun tata kelola program publik yang transparan dan akuntabel. Sejak diluncurkan secara bertahap pada 2025, MBG berkembang pesat dengan dukunganjaringan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai daerah. Pada awal2026 saja, lebih dari 19 ribu SPPG telah beroperasi untuk melayani puluhan juta penerimamanfaat di seluruh Indonesia. Program ini bahkan telah menjangkau sekitar 55 juta hingga lebihdari 58 juta penerima manfaat, menjadikannya salah satu program intervensi gizi terbesar yang pernah dijalankan pemerintah Indonesia. Besarnya skala program tentu menuntut tata kelola yang baik agar kepercayaan publik tetapterjaga. Di sinilah pemerintah menunjukkan komitmennya terhadap transparansi. Alih-alihmenutup informasi, pengelola MBG justru mendorong keterbukaan dalam berbagai aspek, mulaidari pengadaan bahan makanan, komposisi menu, hingga penggunaan anggaran. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menekankan bahwa transparansimenjadi fondasi penting dalam penyelenggaraan program MBG. Ia mendorong seluruh dapurSPPG untuk mempublikasikan menu harian melalui media sosial atau saluran komunikasi publiklainnya. Langkah ini bertujuan agar masyarakat dapat melihat langsung jenis makanan yang disajikan kepada para penerima manfaat, sekaligus memastikan bahwa standar gizi yang ditetapkan pemerintah benar-benar diterapkan di lapangan. Menurutnya, keterbukaan informasiini merupakan bagian dari upaya membangun kepercayaan publik serta memastikan program berjalan secara akuntabel. Pendekatan transparansi tersebut juga memperlihatkan bahwa pemerintah tidak alergi terhadappengawasan publik. Dengan membuka informasi menu dan aktivitas dapur MBG secara rutin, masyarakat dapat ikut mengawasi kualitas program....
- Advertisement -

Baca berita yang ini