Sering Pakai Topi Bikin Cepat Botak, Mitos atau Fakta?

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Ada pertanyaan besar yang membuat banyak pria penasaran, benarkah kebiasaan menggunakan topi akan membuat seseorang mudah mengalami kebotakan?

Nah, ternyata berdasarkan penelitian para pakar, benar kebiasaan memakai topi akan membuat pria rentan alami kebotakan. Hal ini sebenarnya menjadi masalah serius yang disebut androgenic alopecia atau pola kebotakan rambut pria yang disebabkan kerusakan tertentu.

Mengutip Huffington Post, seorang pakar bernama Dr Alan Bauman berkata kebiasaan memakai topi memicu miniaturiasasi progresif dari folikel rambut yang sensitif terhadap hormon dihydrotesterone atau DHT.

Masalah ini biasanya terjadi karena faktor turunan atau bisa dimulai sejak setelah pubertas. Folikel rambut yang sensitif mulai memproduksi rambut baru yang lebih tipis, pendek dan semakin berkurang pigmennya.

“Pada akhirnya, rambut kehilangan beberapa area tertentu yang menyebabkan penipisan pada bagian depan serta kebotakan di area ubun-ubun,” kata Bauman.

Namun, sebelumnya, anggapan penggunaan topi dapat menyebabkan kebotakan pernah dibantak oleh beberapa sumber ternama, seperti yang diterbitkan dalam Men’s Journal.

Dibanding menyalahkan penggunaan topi sebagai penyebab kebotakan, Bauman bahwa menggunakan topi ini merupakan efek samping dari kebotakan yang dialami pria.

Dia menyebut bahwa pria menggunakan topi untuk membuat diri mereka terlihat lebih muda dan mengingatkan mereka dengan penampilan yang dimiliki sebelum rambut rontok.

Berita Terbaru

Flu Singapura Tak Ditemukan di Bantul, Dinkes Tetap Waspadai Gejala yang Muncul

Mata Indonesia, Bantul - Dinkes Kabupaten Bantul menyatakan bahwa hingga akhir April 2024 kemarin, belum terdapat kasus flu Singapura yang teridentifikasi. Namun, Dinkes Bantul tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. "Kami belum menerima laporan terkait kasus flu Singapura di Bantul. Kami berharap tidak ada," ujar Agus Tri Widiyantara, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul, Sabtu 4 Mei 2024.
- Advertisement -

Baca berita yang ini