Begini Kata Atta Halilintar Soal Endorse Liburan ke New York dan Los Angeles

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Nama Atta Halilintar lagi-lagi menjadi sorotan. Youtuber ini disebut-sebut meminta endorse liburan ke New York bersama keluarganya.

Baru-baru ini sebuah akun Twitter membeberkan perihal YouTuber yang mengajukan proposal endorse untuk liburan ke Amerika. Dalam proposalnya disebutkan YouTuber tersebut mengajukan endorse rencana liburan ke New York dan Los Angeles untuk 20 orang.

Sebagai gantinya, YouTuber itu akan mengunggah liburan bersponsor tersebut di Instagram dan vlog YouTube.

Pemilik akun Twitter tersebut sama sekali tidak menyebutkan nama YouTuber yang mengajukan proposal. Namun, warganet curiga Atta Halilintar adalah YouTuber yang dimaksud akun tersebut. Terlebih, keluarga Halilintar pergi ke Amerika Serikat.

Akhirnya, Atta, melalui Instagram Story mencoba memberi klarifikasi tentang kabar yang ramai beredar di Twitter tersebut.

“Apakah endorse itu tindak kriminal?” tulis Atta lewat akun @attahalilintar sebagaimana pada Kamis 9 Januari 2020.

“Apakah ngirim proposal itu salah? Kan ngirim bukan menipu? Kalau cocok hitungannya ya lanjut..kalau enggak cocok ya normal saja tidak ada yang dirugikan,” tulis Atta kemudian.

Atta kemudian menjelaskan tentang bagaimana pentingnya pengaruh exposure media sosial mereka kepada perusahaan-perusahaan yang telah bekerja sama dengan keluarga Halilintar.

“Endorse barter promo itu ada di seluruh dunia. Semua selebriti top, influencer tanah air juga banyak kok perjalanannya di-endorse,” kata Atta Halilintar.

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini