Auto Tajir! Conte Dapat Pesangon Rp 480 Miliar Setelah Dipecat Chelsea

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA - Enaknya yah jadi pelatih pada klub liga-liga besar seperti di Inggris. Kalau dipecat, bakal dapat pesangon yang tembus hingga ratusan miliar.

Setidaknya itulah yang dikantongi oleh Antonio Conte. Pelatih yang kini menukangi Inter Milan tersebut mendapat pesangon sekitar 26,6 juta poundsterling atau setara Rp 480 miliar setelah dipecat oleh Chelsea pada Juli 2018 lalu.

Uang itu dibayarkan Chelsea sebagai ganti rugi atas pemecatan yang masih menyisakan setahun lagi kontrak Conte bersama The Blues. Selain ganti rugi, uang itu sudah termasuk biaya hukum.

Conte melatih Chelsea selama dua musim. Di awal debutnya, ia mempersembahkan gelar juara Liga Inggris untuk Chelsea dan Piala FA. Namun, prestasi itu tak berulang pada musim keduanya, saat Chelsea finish di urutan ke-5 klasemen akhir Liga Inggris.

Manajemen Chelsea marah besar kepada Conte karena tak mampu membawa klub masuk ke Liga Champions. Ia dipecat dan digantikan oleh rekan senegaranya, Maurizio Sarri.

Kemudian, tak lama menganggur, Conte langsung mendapat tugas baru. Ia ditawari menjadi pelatih Inter Milan. Conte langsung mendatangkan beberapa pemain anyar untuk memperkuat skuatnya di Nerrazurri, termasuk Romelo Lukaku yang dibajak dari Manchester United.

Berita Terbaru

Pemerintah Tegas Jaga Keamanan Papua Demi Masa Depan Masyarakat yang Lebih Sejahtera

Oleh Yonas Pekei*Komitmen pemerintah dalam menjaga keamanan dan melindungi masyarakat Papua kembali terlihat melalui langkah cepat aparat TNI-Polri dalam menangani gangguankeamanan di wilayah Yahukimo, Papua Pegunungan. Kehadiran negara melalui aparatkeamanan menunjukkan bahwa keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utamadi tengah upaya besar pemerintah mempercepat pembangunan dan pemerataankesejahteraan di seluruh wilayah Papua.Peristiwa yang terjadi di wilayah Korowai menjadi perhatian serius pemerintah karena menyangkut keselamatan warga sipil yang sedang bekerja mencari nafkah. Dalamsituasi tersebut, aparat keamanan bergerak cepat melakukan pengamanan wilayah, mengevakuasi korban, serta memastikan kondisi tetap terkendali agar masyarakatdapat kembali beraktivitas dengan aman. Respons cepat tersebut mencerminkankeseriusan negara dalam menjaga stabilitas Papua sekaligus memberikan rasa amankepada masyarakat di daerah pedalaman.Kepala Penerangan Koops TNI Habema Letkol Inf. M. Wirya Arthadiguna menegaskanbahwa para korban merupakan warga sipil yang tengah melakukan aktivitaspendulangan emas. Penjelasan tersebut menjadi penting untuk meluruskan berbagaiinformasi yang berkembang sekaligus memastikan masyarakat memperoleh fakta yang benar. Pemerintah melalui aparat keamanan terus mengedepankan keterbukaaninformasi agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh propaganda dan narasi yang dapat memperkeruh situasi keamanan di Papua.Langkah yang dilakukan aparat keamanan patut diapresiasi karena Papua saat initengah mengalami perkembangan yang sangat signifikan. Pemerintah dalam beberapatahun terakhir terus memberikan perhatian besar terhadap pembangunan Papua melalui pembangunan jalan, jembatan, fasilitas kesehatan, sekolah, layanantelekomunikasi, hingga penguatan ekonomi masyarakat. Berbagai program strategistersebut bertujuan membuka keterisolasian wilayah serta menciptakan kesempatanyang lebih luas bagi generasi muda Papua untuk berkembang dan bersaing.Keamanan menjadi faktor utama agar seluruh program pembangunan dapat berjalanoptimal. Tanpa situasi yang aman dan kondusif, masyarakat akan kesulitan menikmatimanfaat pembangunan yang telah dihadirkan pemerintah. Karena itu, langkah tegasaparat keamanan sejatinya merupakan bagian dari upaya menjaga keberlangsunganpembangunan sekaligus memastikan masyarakat Papua dapat hidup dengan tenang, bekerja dengan nyaman,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini