Mendarat di Bandara Biak, Ban Pesawat Garuda Pecah

Baca Juga

MATA INDONESIA, BIAK - Kecelakaan pesawat terjadi di Bandara Internasional Frans Kaisiepo Biak. Pesawat Garuda Indonesia tujuan Biak-Makassar mengalami pecah ban bagian kanan saat mendarat di bandara tersebut.

Sementara ini, tak ada laporan korban jiwa. Seluruh penumpang telah dievakuasi ke hotel terdekat.

Peristiwa ini terjadi pada Sabtu 28 Desember 2019 pukul 11.00 WIT. Menurut informasi Posko Terpadu Natal dan Tahun Baru Bandara Frans Kaisiepo, hingga pukul 15.30 WIT pesawat tersebut masih terparkir dan menunggu perbaikan.

Kepala Dinas Perhubungan Biak Fransisco Olla membenarkan adanya insiden ban pecah pesawat Garuda Indonesia saat mendarat di Bandara Biak.

“Kronologinya menunggu informasi dari pihak Angkasa Pura I dan Stasiun Manager Garuda di Bandara Frans Kaisiepo,” ujar Fransisco.

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini