Asyik! 4 Ruas Jalan Tol Ini Gratis Selama Tahun Baru

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA -Sejumlah ruas jalan tol bakal dibuka gratis untuk masyarakat menikmati libur Tahun Baru 2020.

Mengutip akun medsos Kementerian PUPR, Sabtu 28 Desember 2019, ada empat ruas jalan tol yang bakal digratiskan.

Pertama, adalah tol Pekanbaru-Dumai sepanjang 9,5 kilometer. Sebenarnya, tol ini memiliki panjang 87 kilometer, namun seksi 1 bisa dinikmati gratis hingga 2 Januari 2020 nanti.

Kemudian tol Balikpapan-Samarinda sepanjang 66 kilometer. Tol ini juga baru bisa dinikmati sebagian seksinya, yakni dari Samboja ke Samarinda.

Selanjutnya tol Manado-Bitung sepanjang 26 kilometer. Jalur yang dibuka adalah jalur fungsional arah Bitung (Manado-Airmadidi) dan jalur fungsional arah Manado (Manembo-Nembo-Airmadidi-Manado)

Dan terakhir tol Kayu Agung- Palembang – Betung sepanjang 33 kilometer.

Sebelumnya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengungkapkan jalan tol yang dibuka fungsional yakni sepanjang 134,5 kilometer.

Pemberlakuan tol gratis ini sesuai dengan waktu libur natal dan tahun baru.

Berita Terbaru

Penguatan Resiliensi Media Dukung Ketahanan Nasional di Ruang Digital

Oleh: Nazira Billa Putri )*Transformasi digital telah membuka peluang besar bagi masyarakat untukmemperoleh informasi secara cepat dan luas. Di sisi lain, perkembangantersebut juga memunculkan tantangan berupa penyebaran hoaks, misinformasi, dan disinformasi yang semakin sulit dibedakan dariinformasi yang benar. Dalam situasi seperti ini, penguatan resiliensi media menjadi faktor penting untuk mendukung ketahanan nasional di ruangdigital sekaligus menjaga kualitas informasi yang diterima masyarakat.Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam membangunekosistem informasi yang sehat melalui penguatan peran media danpeningkatan kualitas layanan digital. Langkah tersebut menjadi bagiandari strategi nasional untuk memastikan ruang digital Indonesia tetapmenjadi sarana yang aman, produktif, dan mampu memperkuat persatuanbangsa di tengah derasnya arus informasi global.Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasidan Digital, Fifi Aleyda Yahya, menegaskan bahwa pers memiliki posisistrategis sebagai benteng pertahanan dalam menghadapi hoaks dandisinformasi. Menurutnya, media yang menjalankan fungsi jurnalistiksecara profesional menjadi garda terdepan dalam menjaga kualitasinformasi yang beredar di tengah masyarakat.Fifi menilai kecepatan perkembangan teknologi tidak boleh mengurangikomitmen terhadap akurasi informasi. Karena itu, pemerintah bersamainsan pers memiliki tanggung jawab yang sama untuk memastikan setiapproduk jurnalistik tetap mengedepankan kepentingan publik sertamemberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Pendekatan tersebutmenjadi semakin penting ketika ruang digital dipenuhi arus informasi yang bergerak sangat cepat dan tidak seluruhnya melalui proses verifikasi.Pandangan serupa disampaikan Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat,yang menilai pers tetap menjadi kebutuhan penting masyarakat di tengahledakan informasi digital. Menurutnya, informasi kini telah menjadikebutuhan mendasar sehingga masyarakat membutuhkan sumberinformasi yang dapat dipercaya sebagai rujukan dalam memahamiberbagai peristiwa.Di tengah meningkatnya volume informasi, keberadaan media profesionalmenjadi penentu kualitas ruang publik. Media yang mengedepankanprinsip verifikasi, keberimbangan, dan tanggung jawab sosial akanmemperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus mengurangi ruang bagiberkembangnya informasi yang menyesatkan.Upaya memperkuat ketahanan informasi juga didukung melalui berbagaiinovasi digital yang dikembangkan pemerintah. Pengakuan internasionalterhadap tiga inovasi Indonesia dalam ajang World Summit on the Information Society (WSIS) Prizes 2026 menjadi bukti bahwa transformasidigital nasional semakin mampu menghadirkan solusi yang bermanfaatbagi masyarakat.Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menilai pencapaiantersebut menunjukkan kualitas inovasi digital...
- Advertisement -

Baca berita yang ini