Ini Daftar Instansi yang Umumkan Hasil Sanggahan CPNS 2019

Baca Juga

MATAINDONESIA, JAKARTA – Hasil verifikasi administrasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 sudah diumumkan beberapa waktu lalu.

Banyak yang kecewa karena gagal di seleksi awal masuk menjadi PNS ini. Pelamar dapat mengajukan sanggahan jika merasa ada kejanggalan hasil seleksi administrasi yang diumukan oleh instansi tempatnya mendaftarkan diri

Sejumlah instansi, meski sudah menyelesaikan verifikasi sanggahan, belum mengumumkan hasil sanggahan pada hasil seleksi administrasi. Jika mengacu pada jadwal yang sudah ditetapkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN), masa sanggah ditetapkan selama 16-26 Desember 2019.

Berikut instansi yang sudah menyelesaikan masa sanggah dan mengumumkan hasil verifikasi ulang atas sanggahan hasil seleksi administrasi sebelumnya:

1. Kementerian Hukum dan HAM

2. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

3. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi

Setelah dinyatakan lulus, pelamar berhak melanjutkan tahap seleksi selanjutnya yakni mencetak kartu peserta tes dan kemudian mengikuti tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Jadwal maupun lokasi tes SKD masih akan diumumkan oleh instansi terkait dalam waktu dekat.

Tes SKD diselenggarakan dalam rentan waktu 27 Januari sampai 28 Februari 2020.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Paryono mengatakan, peserta yang sudah dinyatakan lolos seleksi administrasi bisa mencetak kartu ujian di akun SSCN masing-masing sesuai jadwal. ”Waktunya cetak kartu setelah selesai masa sanggah,” terang Paryono.

Artinya untuk kapan waktu pelamar bisa mencetak kartu, tinggal menyesuaikan dengan jadwal instansi yang dilamar menyelesaikan masa sanggah. Pelamar diberikan rentang waktu tiga hari terhitung sejak tanggal pengumuman hasil seleksi administrasi setiap instansi.

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini