Waspada, Praktik Calo Suara Luar Negeri Mulai Marak

Baca Juga

MINEWS.ID, JAKARTA – Calo suara mulai beredar di luar negeri. Hal itu dilaporkan mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat Dino Patti Djalal ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

“Ada orang menawarkan suara yang terjamin,” kata Dino di Jakarta.

Menurutnya, informasi yang diterima sejumlah calon legislatif, calo suara itu menawarkan suara pemilih di luar negeri dengan imbalan sejumlah uang.

Salah satu negara yang rawan dengan praktik calo suara adalah Malaysia karena suara warga Indonesia berada di perkebunan sawit yang wilayahnya sangat jauh dan terpencil serta tidak terjangkau pengawas.

Dino mengaku mendapat laporan satu suara berharga 15 sampai 50 ringgit Malaysia.

Dia mengungkapkan suara pemilih dari luar negeri sangat rawan karena dikirim melalui pos.

Dino mencurigai surat-surat suara dari pemilih di luar negeri tidak bisa dijamin 100 persen berasal dari para pemilik suara sah.

Berita Terbaru

Tanpa Kematian Sapi, Kasus PMK di Kulon Progo Berangsur Turun: DPP Beri Obat, Vitamin, dan Siapkan Vaksin 9.200 Dosis

Mata Indonesia, Kulon Progo - Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kulon Progo mencatat penurunan jumlah kasus aktif Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada sapi ternak. Meski sempat melonjak pada awal 2026, kondisi terbaru menunjukkan tren membaik.
- Advertisement -

Baca berita yang ini