Hadapi Vietnam Besok, Timnas U-22 Indonesia Hanya Lakukan Ini

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Menjelang kontra Vietnam, Evan Dimas dan kawan-kawan lebih banyak berusaha mengembalikan mental sisa pertandingan melawan Myanmar. Pelatih Indra Sjafri bahkan menegaskan anak-anak asuhannya siap menghadapi final.

Hal itu dibenarkan Evan Dimas yang menilai pertemuan dengan Vietnam besok adalah pengulangan 2017.

Dia meminta semua teman-temannya melupakan pertandingan di babak penyisihan grup dan optimis menghadapi final.

“Lupakan pertandingan kemarin. Fokus ke depan dan banyak bersyukur,” kata pemain yang pernah memperkuat Selangor FC, Malaysia tersebut.

Pemain timnas U-22 Indonesia Evan Dimas Darmono meminta rekan-rekannya untuk menyiapkan mental jelang laga final melawan Vietnam yang akan berlangsung di Stadion Rizal Memorial, Manila, Selasa 10 Desember 2019.

Sementara Indra Sjafri tidak mengadakan latihan keras sejak Sabtu 7 Desember 2019. Tim asuhannya hanya fokus memulihkan kebugaran dengan melakukan latihan ringan, pemanasan statis, jogging ringan dan bersantai.

Menurut Indra, Indonesia sangat siap untuk melawan Vietnam. Kekalahan 1-2 di babak penyisihan grup B dari Vietnam justru menjadi motivasi tim untuk membalas dan memenangkan pertandingan ini.

“Pertandingannya akan sangat seru dan ketat. Saya minta pemain fokus dan tidak membuat banyak kesalahan,” jelas Indra.

Indonesia terakhir kali juara SEA Games pada tahun 1991 di Manila. Semua anggota tim bertekad untuk mengulangi sejarah itu dengan menjadi juara.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Beasiswa Otsus, Jembatan Emas Generasi Papua Menuju Masa Depan Gemilang

Oleh : Natael Pigai )* Beasiswa Otonomi Khusus menjadi salah satu instrumen strategis dalam membangunmasa depan Papua yang lebih cerah dan berdaya saing. Di tengah tantangangeografis, keterbatasan infrastruktur, dan kesenjangan akses pendidikan yang masihdirasakan di sejumlah wilayah, kehadiran beasiswa Otsus menjadi jembatan emas yang menghubungkan generasi muda Papua dengan kesempatan belajar yang lebih luas. Program ini tidak sekadar bantuan finansial, melainkan investasi jangka panjang untukmencetak sumber daya manusia Papua yang unggul, percaya diri, dan mampuberkontribusi nyata bagi kemajuan daerahnya. Esensi utama dari Otsus di bidang pendidikan adalah afirmasi yang berpihak pada Orang Asli Papua agar memperoleh peluang setara dengan daerah lain. Melaluibeasiswa Otsus, banyak pelajar Papua mendapat akses ke perguruan tinggi berkualitasdi dalam dan luar negeri. Kesempatan tersebut memperluas wawasan, membentukkarakter kepemimpinan, serta menumbuhkan jejaring global yang kelak bermanfaatbagi pembangunan Papua. Pendidikan menjadi jalur strategis untuk memutus rantaikemiskinan struktural sekaligus membuka mobilitas sosial yang lebih luas. Kisah para penerima beasiswa Otsus memperlihatkan dampak konkret dari kebijakanini. Cecilia Novani Mehue merupakan salah satu contoh bagaimana program afirmasipendidikan mampu mengubah arah hidup generasi muda Papua. Dengan latarbelakang keluarga sederhana, ia menempuh pendidikan sarjana dan magister di Amerika Serikat selama bertahun-tahun melalui dukungan beasiswa Otsus....
- Advertisement -

Baca berita yang ini