Terungkap! Ini Alasan Sebenarnya UAS Ceraikan Mellya Juniarti

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kabar perceraian Ustaz Abdul Somad (UAS) dengan istrinya Mellya Juniarti menjadi kabar gempar. Banyak yang tak menyangka, banyak juga yang bertanya-tanya, kenapa UAS rela menceraikan istrinya?

Seperti diketahui, UAS sudah mengajukan surat permohonan cerai sejak 12 Juli 2019 lalu. Kemudian, baru-baru ini permohonan itu dikabulkan Majelis Hakim Pengadilan Agama Bangkinang, Kampar.

Kuasa hukum UAS, Hasan Basri menyebut, kliennya dan Mellya Juniarti sudah lama membina rumah tangga, tepatnya pada 20 Oktober 2012 lalu. Pasangan ini dikaruniai seorang putra, meski kemudian UAS dan istrinya diterpa berbagai masalah berat.

Hasan Basri berkata, masalah rumah tangga UAS sudah terjadi sejak 4 tahun lalu, jauh sebelum UAS menjadi penceramah kondang seperti saat ini.

UAS disebut Hasan juga telah melakukan berbagai macam usaha agar rumah tangganya bisa terselamatkan. Sayangnya, segala usaha yang dilakukannya tidak berhasil dan tidak ada yang berubah.

“UAS telah melakukan semua tahapan-tahapan sesuai ajaran Islam. Mulai dari memberikan nasehat, pisah ranjang, musyawarah, talak 1, talak 2 hingga berpisah tempat tinggal pada Mei 2016 sampai sekarang ini,” kata Hasan Basri.

Namun, Hasan memastikan UAS akan tetap bertanggung jawab kepada keluarganya, terutama sang putra. Bahkan, Mellya selama ini masih diberikan nafkah bulanan dan fasilitas khusus.

Berita Terbaru

Arah Kebijakan Fiskal Presiden Dorong Optimisme Dunia Usaha

Oleh: Hanif Putra )*Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal(KEM-PPKF) RAPBN 2027 membawa optimisme baru bagi dunia usahadan arah pembangunan ekonomi nasional. Pemerintah menunjukkan keyakinan bahwa Indonesia memiliki fondasiekonomi yang kuat untuk menghadapi tekanan global sekaligusmempercepat pertumbuhan nasional dalam beberapa tahun mendatang.Kehadiran langsung Presiden Prabowo dalam menyampaikan kerangkakebijakan fiskal dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuatkepercayaan publik dan pelaku usaha. Pemerintah ingin memastikanbahwa arah pembangunan ekonomi nasional berada dalam kendali yang jelas, terukur, dan berpihak pada kepentingan rakyat.Presiden Prabowo menegaskan Indonesia memiliki modal besar berupabonus demografi, pasar domestik yang luas, serta kekayaan sumber dayaalam yang melimpah. Pemerintah memandang kombinasi tersebutmenjadi kekuatan utama untuk mendorong pertumbuhan ekonominasional yang lebih mandiri dan berdaya saing tinggi.Pemerintah Indonesia optimistis pasar domestik nasional memilikikapasitas yang sangat besar dan mampu menjadi penggerak utamapertumbuhan ekonomi. Dengan jumlah penduduk yang besar dan konsumsi masyarakat yang terus berkembang, pemerintah menilaiIndonesia memiliki peluang menjadi salah satu pusat pertumbuhanekonomi dunia.Selain itu, Presiden Prabowo juga memaparkan ketangguhan ekonomiIndonesia melalui capaian ekspor sejumlah komoditas strategis sepanjang2025. Pemerintah mencatat minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduanbesi menjadi penyumbang devisa besar bagi negara dengan nilaimencapai lebih dari US$65 miliar atau sekitar Rp1.100 triliun per tahun.Pemerintah menilai capaian tersebut menunjukkan posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam rantai perdagangan global. Potensi ekonominasional juga dinilai masih sangat besar karena Indonesia memilikisumber daya strategis lain seperti nikel, tembaga, logam tanah jarang, minyak bumi, dan kekayaan maritim yang belum dimaksimalkansepenuhnya.Melihat besarnya potensi tersebut, pemerintah berkomitmen memperkuattata kelola ekonomi dan meningkatkan efektivitas pengelolaan anggarannegara. Presiden Prabowo menilai peningkatan rasio penerimaan negara terhadap produk domestik bruto menjadi langkah penting agar kemampuan fiskal Indonesia semakin kuat dan mampu mendukungpembangunan jangka panjang.Pemerintah Indonesia juga mendorong upaya introspeksi nasional dalampengelolaan ekonomi agar kekayaan alam Indonesia benar-benarmemberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Langkah ini dinilaipenting untuk memperkuat kemandirian ekonomi sekaligus mengurangiketergantungan terhadap tekanan ekonomi global.Arah kebijakan fiskal yang disampaikan Presiden mendapat sambutanpositif dari kalangan parlemen. Anggota DPR RI Fraksi PKS,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini