Bill Gates Kalah! Ini Dia Mansa Musa, Orang Terkaya Sepanjang Masa

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA –  Jika kamu ditanya, siapa orang terkaya di dunia? Pasti kamu akan menjawab Bill Gates, Mark Zuckerberg, Jeff Bezos, Bernard Arnault, dan sebagainya. Karena pada tahun 2019, Bloomberg Billionaires Index telah merilis 10 orang terkaya di dunia, mereka ada dalam daftar tersebut.

Tapi tahukah kamu siapa orang terkaya sepanjang masa? Dia adalah Mansa Musa, seorang Kaisar Mali pada abad ke-14. Berikut beberapa fakta tentang Mansa Musa, orang terkaya sepajang masa.

1. Tajir Selamanya

Gelar orang terkaya sepanjang masa dipegang oleh Musa Keita I atau lebih popular dengan panggilan Mansa Musa. Seorang pengusaha asal Afrika Barat dari abad ke-14, yang nilai kekayaannya tidak bisa terhitung.

2. Kekaisaran Mali

Sebelumnya, Kekaisaran Mali dipimpin oleh saudaranya yaitu Mansa Abu-Bakar. Namun Mansa Abu-Bakar turun tahta ketika ia memulai ekspedisi ke Samudera Atlantik. Pergi dengan dikawal oleh 2000 kapal dan ribuan budak, mereka berlayar namun tidak pernah kembali.

Karena tidak kembalinya Mansa Abu-Bakar, kemudian Mansa Musa yang menggantikan takhtanya. Di bawah kepemimpinan Mansa Musa, Kekaisara Mali berkembang dengan pesat dan berhasil menguasai 24 kota baru, termasuk Timbuktu.

3. Kekayaan Tidak Terhitung

Selama 25 tahun, Mansa Musa menjabat sebagai Kaisar Mali. Menurut seorang profesor bernama Richard Smith dari Ferrum Collage, Mansa Musa memiliki jumlah kekayaan sangat besar hingga tidak bisa diperkiraan jumahnya. Pada masanya, Mali merupakan negara dengan penghasil emas terbesar di dunia.

4. Seorang yang Dermawan

Suatu hari dalam perjalanannya menunaikan ibadah haji ke Mekkah, ia membagikan emas kepada masyarakat Kairo. Namun kedermawanannya tersebut merusak ekonomi di Kairo, dan kota-kota lain yang dilintasinya.

Untuk memperbaikinya, dalam perjalanan pulang Mansa Musa mencoba untuk meminjam emas yang ia bagikan dengan bunga yang tinggi, namun usahanya tersebut tidak berpengaruh banyak.

5. Meninggalnya Mansa Musa

Mansa Musa meninggal pada tahun 1337, kemudian tahta yang ia tinggalkan diteruskan oleh anaknya, Maghan I. Mansa Maghan merupakan salah satu penguasa yang menjadi titik mundurnya Kekaisaran Mali hingga mengalami disintegrasi pada abad ke-17. (Hastina/RyV)

 

 

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini