Zon Kritik Kartu Sakti, TKN: Cara Pikir Fadli tertinggal 30 Tahun

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf menanggapi tegas kritik Anggota Dewan Pengarah BPN Prabowo-Sandi, Fadli Zon, terhadap konsep tiga kartu sakti petahana.

Fadli yang menyebut tiga kartu itu kuno dan merupakan cara berpikir zaman kuda, dibalas oleh TKN dengan menyebut justru cara berpikir Wakil Ketua DPR itu yang sebenarnya ketinggalan.

“Terlihat sekali cara berpikir Fadli Zon dan BPN tertinggal 30 tahun dalam menyikapi soal kartu-kartu yang ditawarkan Jokowi dan Ma’ruf Amin,” kata Jubir TKN Ace Hasan Syadzily, Selasa, 19 Maret 2019.

Ace menyebut, jika didompet terdapat kartu ATM, kartu kredit, atau e-money, apakah kartu tersebut merupakan kartu produk zaman kuda.

Ia menilai Fadli tidak memahami maksud dari kartu-kartu sakti yang akan dikeluarkan Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Gagasan Jokowi dan Ma’ruf Amin lebih visioner,” ucapnya.

Menurutnya kartu-kartu sakti ini mendorong inklusi keuangan dengan modal cashless, dengan pola penyaluran bantuan baik sembako murah, dana kuliah, dan pra kerja yang disalurkan secara non tunai.

Berita Terbaru

Penegakan Hukum Karhutla Jadi Bukti Negara Tidak Kompromi

Oleh : Radjiman Arif*)Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi perhatian serius pemerintah di tengah kondisi kemarau dan meningkatnya risiko...
- Advertisement -

Baca berita yang ini