Erick Thohir: Jika BUMN Merugi, Direksi Jangan Makan di Restoran Mewah

Baca Juga

MINEWS.ID, JAKARTA – Menteri BUMN Erick Thohir minta direksi BUMN harus punya hati dan akhlak baik, jangan bergaya makan di rumah makan mewah sementara perusahaannya masih merugi terus.

“Bukan tidak boleh makan di restoran mewah untuk sesuatu yang layak kita dapatkan tapi harus punya hati dan akhlak, ketika perusahaan rugi ya gaya hidup mereka juga harus prihatin,” ujar Staf Khusus Kementerian BUMN, Arya Sinulingga di Kantornya, Rabu 20 November 2019.

Menurut Arya, Erick sempat bisa keras soal fenoman tersebut. Pasalnya dia pernah bertemu langsung beberapa direksi BUMN yang merugi tetapi mengundang makan di restoran mewah.

Saat bertemu dengan 32 direktur utama dan komisaris utama BUMN, Erick juga mengingatkan para pejabat eksekutif perusahaan milik negara tersebut adalah orang-orang terbaik dari bangsa ini.

Dia juga mengingatkan jika performa keuangan perusahaan baik, hasilnya akan baik. Maka, sangat penting bagi perusahaan tersebut menghasilkan keuntungan.

Erick juga menegaskan para petinggi BUMN tidak perlu melakukan lobi-lobi untuk mempertahankan jabatan. Jika basisnya baik, maka baiklah hasil dari perusahaan plat merah itu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini