Auto Mewek! Tukang Tambal Ban Ini Berjuang Besarkan Anaknya Sendiri

Baca Juga

MINEWS, CIANJUR – Sebuah kisah yang bikin mewek dialami seorang bapak di Cianjur. Bapak yang tak diketahui identitasnya ini terpaksa harus mengasuh dan merawat putrinya seorang diri.

Pria tua yang saban hari mengais rejeki sebagai tukang tambal ban ini, terpaksa harus sang anak saat bekerja. Lantaran sang istri telah meninggal 3 bulan lalu karena sakit. Berbekal kain gendongan, si bapak dengan sabar menggendong anaknya saat bekerja bahkan sampai tertidur lelap.

Kisah sang bapak ini terekam dalam sebuah video dan menjadi viral di media sosial. Salah satunya diposting pada akun Instagram @ndorobeii, Sabtu 16 November 2019.

“Di saat butuh perhatian lebih dari seorang ibu saat usianya beranjak besar, takdir berkata lain, ibunya meninggal kurang lebih 3 bulan lalu karena sakit dan meninggalkan malaikat kecil serta bapaknya tersebut 😢,” tulis sang admin.

“Lokasi beliau ada di Jln. Kh. Abdullah Bin Nuh, Rancagoong cianjur(samping penjual es kelapa), sekitaran TW Hotel. Bismillah, untuk warga Cianjur dan orang – orang baik lainnya, bila melewati jalur tersebut bisa isi angin atau berikan sedikit bantuan untuk keluarga kecil ini,” tambahnya.

Postingan ini pun segera menarik perhatian warganet. Kebanyakan menunjukkan keprihatinan dan kesedihannya atas perjuangan sang bapak. Postingan ini mendapat 11.564 likes dan dikomentari 238 orang.

Misalnya, @pusyrozy: “semoga hsl krngat yg ga sbrpa bisa berkah kedpnnya buat anak cucunya kelak.prjuangan yg trkdang dipndang sblah mata.semoga rejki mngalir trs dr sgala arah amiiinnnn…😢,”

@kharismaalya656: “Semoga sehat selalu ya pak.. semoga di mudahkan rezekinya amiin,”.

@o.design.id: “Panjang umur nak, sehat selalu dan banyak rezeki. Aamiin ya Allah,”.

@arsyfa816: “Ya allah semoga bapk dan adik ini di beri kesehatan dan di limpahkan rezekinya..amin,”.

@ndrprtm: “Sehat sehat pak insyallah lancar rezekinya🙏,”.

Berita Terbaru

Bersama Menyempurnakan Program Kopdes Merah Putih

Oleh: Yusuf RinaldiPembangunan ekonomi desa merupakan fondasi penting bagi terwujudnyapemerataan kesejahteraan nasional. Karena itu, langkah pemerintah menghadirkanProgram Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) layakdiapresiasi sebagai upaya menghidupkan kembali semangat ekonomi kerakyatanyang berlandaskan gotong royong dan kekeluargaan. Program ini bukan sekadar membentuk koperasi baru, tetapi membangun ekosistemekonomi desa yang lebih produktif, mandiri, dan berkelanjutan. Tentu, sebagaimanaprogram strategis lainnya, implementasinya perlu terus disempurnakan agar manfaatnya semakin optimal bagi masyarakat.Sejak awal, Presiden Prabowo Subianto menempatkan koperasi sebagai instrumenstrategis untuk memperkuat ekonomi rakyat. Pilihan tersebut memiliki landasanhistoris yang kuat. Mohammad Hatta pernah menegaskan bahwa koperasimerupakan sokoguru perekonomian nasional yang berlandaskan asas kekeluargaandan gotong royong. Karena itu, keberhasilan Kopdes Merah Putih tidak boleh hanyadiukur dari banyaknya koperasi yang berdiri, melainkan dari kemampuannyameningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.Komitmen pemerintah untuk terus menyempurnakan Program Kopdes Merah Putih juga tercermin dari langkah Komisi VI DPR...
- Advertisement -

Baca berita yang ini