Super Sedih, Bima Aryo Jongkok Terpekur di Depan Makam Pekerja Rumah Tangganya

Baca Juga

MINEWS.ID, JAKARTA – Presenter televisi Bima Aryo benar-benar masih berduka hingga Jum’at 6 September 2019 karena kehilangan pekerja rumah tangga yang meninggal dunia diterkam anjing peliharaannya. Pekerja perempuan bernama Yayan diterkam saat hendak memberi makan binatang peliharaan itu.

Melalui instagramnya, Bima mengungkapkan perasaan hatinya yang sangat terpukul dengan peristiwa tragis tersebut.

Di akun media sosialnya itu Bima juga menggunggah gambar saat dia melakukan kunjungan ke tempat tinggal keluarga besar Yayan untuk berbela sungkawa.

Dia juga tampak berjongkok sambil terpekur lama di depan makam Yayan yang masih berupa tanah basah.

“Kalian tahu betapa sayangnya kita sama semua hewan-hewan peliharaan kita, dan begitu sedih harus berpisah dgn mereka. Akan tetapi masih jauh lebih besar rasa sayang kami kepada sesama manusia,” begitu ungkapan hati Bima atas kepergian Yayan yang diunggahnya Sabtu 7 September 2019.

Dia juga mengharapkan do’a semua pihak, agar keluarga Yayan dan dia diberikan ketabahan dan keikhlasan menghadapi musibah itu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini