Kapolda DIY Resmikan Pembangunan Rusun Aspol Pingit Polda DIY

Baca Juga

Mata Indonesia, Yogyakarta – Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan, S.I.K., M.H. resmikan Rusun Aspol Pingit, IGD RS Bhayangkara, dan Barak Siaga Batalyon B Satbrimob Polda DIY, Jumat 19 Januari 2024.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda DIY meninjau langsung Rusun Aspol Pingit dengan didampingi oleh Wakapolda DIY Brigjen Pol Adi Vivid A.B., S.I.K, M.Hum., M.S.M. dan jajaran Pejabat Utama Polda DIY.

Dalam sambutannya, Kapolda DIY mengatakan bahwa sebagai organisasi yang besar, Polri memerlukan peran sumber daya manusia sebagai pelaksana tugas dalam memberikan pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat.

“Selain itu, sarana dan prasarana pendukung seperti tempat tinggal serta fasilitas kesehatan memiliki peran sentral dalam rangka menujang kinerja personel Polri guna mencapai keberhasilan dalam pelaksanaan tugas-tugas Kepolisian,” ucap Kapolda.

Kapolda berpesan agar ke depan ketiga bangunan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal dan dirawat dengan baik, sehingga mampu memberikan manfaat dalam jangka waktu yang panjang baik bagi personel Polda DIY dan juga masyarakat umum.

“Pembangunan ini merupakan implementasi Program Prioritas Kapolri dalam rangka peningkatan kesejahteraan Anggota Polri dan diharapkan pembangunan tersebut akan turut mendorong profesionalisme dan kualitas pelayanan publik personel Polda DIY,” tambah Kapolda.

Setelah memberikan sambutan, Kapolda kemudian menandatangani prasasti sebagai simbol diresmikannya ketiga bangunan tersebut. Nantinya, ketiga prasasti tersebut akan diletakkan di ketiga bangunan itu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dimethyl Ether dan Transformasi Ketahanan Energi Indonesia

Oleh : Ricky Rinaldi *)Ketahanan energi menjadi salah satu isu strategis yang menentukan arahpembangunan nasional di tengah dinamika global yang terus berubah. Ketergantungan terhadap energi impor, fluktuasi harga komoditas internasional, serta meningkatnya kebutuhan energi domestik menuntut Indonesia untukmelakukan transformasi kebijakan secara menyeluruh. Dalam konteks tersebut, pengembangan Dimethyl Ether (DME) menjadi salah satu langkah penting dalammemperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantunganterhadap impor LPG.DME dipandang sebagai alternatif energi yang memiliki potensi besar untukmendukung kebutuhan rumah tangga dan industri. Pemanfaatan sumber dayadomestik untuk produksi DME membuka peluang bagi Indonesia untuk memperkuatkemandirian energi. Dengan cadangan batu bara yang melimpah serta potensihilirisasi energi yang besar, pengembangan DME menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun sistem energi yang lebih berkelanjutan.Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa ketahanan energi harus dibangunmelalui pemanfaatan sumber daya nasional secara optimal. Indonesia tidak dapatterus bergantung pada impor energi yang rentan terhadap gejolak global. Oleh karena itu, transformasi sektor energi menjadi prioritas untuk memastikan kebutuhanmasyarakat dapat terpenuhi secara stabil dan berkelanjutan.Pengembangan DME juga menjadi bagian dari agenda hilirisasi industri nasional. Selama ini, sumber daya alam Indonesia banyak diekspor dalam bentuk bahanmentah tanpa memberikan nilai tambah maksimal di dalam negeri. Melalui hilirisasi, komoditas domestik dapat diolah menjadi produk bernilai tinggi yang mendukungkebutuhan nasional sekaligus membuka peluang ekonomi baru.Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menekankan bahwatransformasi energi harus diarahkan pada penguatan kemandirian nasional. Pengembangan DME tidak hanya bertujuan mengurangi impor LPG, tetapi juga memperkuat industri dalam negeri dan menciptakan lapangan kerja baru. Denganpendekatan yang terintegrasi, sektor energi dapat menjadi motor pertumbuhanekonomi nasional.Salah satu keuntungan utama pengembangan DME adalah potensi penghematandevisa negara. Selama ini, impor LPG menjadi salah satu komponen besar dalampengeluaran energi nasional. Dengan memanfaatkan DME sebagai substitusi, ketergantungan terhadap impor dapat dikurangi secara bertahap. Langkah inimemberikan ruang fiskal yang lebih besar bagi pemerintah untuk mendukung sektorstrategis lainnya.Selain aspek ekonomi, pengembangan DME juga memiliki dampak strategisterhadap stabilitas pasokan energi. Ketika dunia menghadapi ketidakpastiangeopolitik dan fluktuasi harga energi, negara yang memiliki sumber energi domestikyang kuat akan lebih siap menghadapi tekanan global. Dengan memperkuatproduksi energi dalam negeri,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini