Kalahkan Sederet Idol Korea Lain, Choi Siwon Suju Terpilih Jadi Brand Ambassador Mie Instan Indonesia

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Twitter Indonesia mendadak ramai dengan tagar #MieSedaapxSiwon. Tagar tersebut bahkan sempat menjadi trending.

Ternyata, hal ini gara-gara terpilihnya Siwon sebagai wajah baru brand mie produk Wings Food tersebut. Netizen pun langsung heboh menanggapi kabar ini.

Kabar terpilihnya SIwon sendiri pertama kali diketahui dari unggahan di akun Twitter @miesedaapid. Akun tersebut mengunggah teaser video iklan produk mi instan yang dibintangi Choi Siwon.

Unggahan tersebut pun langsung dibagikan kembali oleh Siwon di akun Twitter miliknya. Gak cuma itu, member Suju itu juga memberikan tanda suka pada postingan akun @miesedaapid tersebut.

Sebelum Siwon resmi terpilih, diketahui Wings Food sudah mengadakan voting untuk memilih brand ambassador varian produk barunya. Sejumlah nama idol Korea masuk dalam daftar kandidat.

Diantaranya Park Seo Joon, Irene Red Velvet, Taeyeon SNSD, Taeyong NCT hingga Siwon Super Junior. Namun akhirnya terungkap jika Siwon lah yang terpilih menjadi duta brand tersebut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini