Salut! Kumpulkan Uang Rokok Selama Setahun, Pria Ini Belikan Perhiasan untuk Istrinya

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Bagi seorang perokok, tentunya sulit bagi mereka untuk tiba-tiba berhenti. Mengubah kebiasaan merokok bukan hal yang mudah. Terlebih adapula yang menganggap bahwa rokok itu adalah sebuah kebutuhan dasar yang wajib dipenuhi.

Nah, salah satu akun Facebook bernama Dedy Sibarany mendadak viral di media social. Pasalnya, ia membelikan perhiasan berupa emas kepada istrinya, Hani. Kalau biasnya pria membelikan perhiasan dari jerih payahnya, Dedy membelikan perhiasan untuk istrinya menggunakan uang rokok.

Dedy mengaku telah berhenti merokok selama setahu terakhir. Uang tersebut ia tabung ke dalam sebuah kaleng.

“Alhamdulillah celengan selama berhenti merokok selama setahun bisa beliin sesuatu buat s mbep 😎😍😘 ,” tulis Dedy dalam postingan yang diunggah pada 26 Agustus lalu.

Dalam foto yang ia unggah, tampak tumpukan uang puluhan ribu yang kebanyakan adalah lembaran uang pecahan Rp 20 ribu. Ia juga mengunggah foto dua buah kalung emas, satu buah cincin, dan satu buah liontin.

Unggahan tersebut kini sedang viral di media social. Banyak yang salut kepada Dedy. Bahkan para netizen perempuan pun dibuat iri. Tak sedikit dari mereka nge-tag pacarnya agar bisa mencontoh Dedy.

“Laki bangett 👍👏,” tulis @sitti_rah**a.

“Semoga Allah mudahkan Rezekinya,” tulis @kayla**aa.

“Nanti uangnya dikumpulin kyk gini yak @aryasuwar***aa 😍😍,” tulis @nurulaisyaha***lia.

“Mbep bisa ga ya @mast***wan_syam 😒😒,” tulis @hastuti**wr.

“@awat_***by_mending gini daripada sibuk merokok😂😂,” tulis @pipi**llah.

Alhamdulillah celengan selama berhenti merokok selama setahun bisa beliin sesuatu buat s mbep ???

Posted by Dedy Sibarany on Sunday, 25 August 2019

 

 

 

 

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini