Diduga Lakukan KDRT, Rizky Billar Lebih Agamis

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Setelah diduga menjadi pelaku KDRT kepada istrinya, Lesti Kejora, Rizky Billar disebut saat ini lebih dekat dengan agama.

Hal itu diungkapkan sang kaka, Yuide Revan. Menurut dia, Billar kondisi psikisnya terganggu gegara berita-berita yang beredar di media massa.

“Alhamdulillah, dia lebih dekat kepada agama sekarang. Tapi, kalau dia di pesantren atau nggaknya saya kurang tahu yang jelas dia selalu didampingin,” ujarnya.

“Syok pastinya, sekarang dia juga, kan, psikisnya terganggu. Saya yang nggak merasakan aja ikut terganggu sama berita-berita yang ada,” katanya.

Yudie meminta doa yang terbaik dari warganet agar permasalahan ini selesai. Kemudian, rumah tangga Billar dan Lesti bisa kembali seperti sediakala.

“Intinya saya melihat adik saya baik sama keluarga dan semuanya untuk saling support karena ini kan masalah mereka berdua. Masalah keluarga. Doakan yang terbaik, ya,” ucapnya.

“Harapan saya pasti dong mereka bisa bersatu lagi, itu salah satu harapan kita sebagai kakak dan keluarga,” ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini