SBY Optimis Ekonomi Kita Tumbuh Lebih Baik di Tengah Kekacauan Dunia Karena Indonesia Bangsa Tangguh

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sangat optimis ekonomi Indonesia bisa tumbuh dengan lebih baik lagi di tengah kondisi dunia yang tidak menentu karena ketangguhan dan daya juang masyarakatnya sudah terbukti dalam melewati masa yang lebih sulit.

Dia pun menyontohkan saat Indonesia menangani tsunami Aceh, gempa Yogya, gempa Padang dan krisis ekonomi 2008.

Dengan semangat persatuan dan kebersamaan, ekonomi Indonesia bisa pulih seperti sediakala bahkan tumbuh rata-rata 6 persen.

“Saya yakin generasi bangsa Indonesia tetap memiliki ketangguhan dan daya juang ini. Dirgahayu Indonesia,” ujarnya saat menyampaikan pesan di HUT ke-77 Republik Indonesia, Selasa 16 Agustus 2022.

Sementara Pemerintahan Jokowi manargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 5,3 persen pada tahun depan.

Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menyampaikan pidato APBN 2023 dan Nota Keuangan di Gedung Nusantara, Selasa 16 Agustus 2022.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini