Wajib Booster Tak Rugikan Masyarakat, Itu Strategi Pengendalian Pandemi Covid-19

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Wajib vaksin booster sebagai syarat perjalanan saat ini, merupakan strategi pengendalian pandemi Covid-19.

Hal tersebut diungkapkan Epidemiolog Universitas Indonesia, Pandu Riono dalam pernyataannya yang dikutip Minggu 10 Juli 2022.

“Vaksinasi booster penting untuk mempertahankan benteng imunitas penduduk di tengah risiko penularan masih ada. Kegiatan penduduk tidak dibatasi lagi, tapi pandemi tetap terkendali dengan mempertahankan imunitas dan tetap prokes (protokol kesehatan),” ujar Pandu.

Maka, dia juga sangat gembira dengan imbauan Presiden Jokowi yang mengingatkan masyarakat tetap mengenakan masker sebab penularan Covid-19 masih terjadi.

Pandu mengungkapkan hal tersebut menanggapi pernyataan melalui akun twitter Partai Demokrat @PDemokrat.

Status di akun tersebut mengungkapkan mensyaratkan vaksin booster untuk pelaku perjalanan dinilai merugikan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih Tumbuh dari Kebutuhan Warga

Oleh: Yusuf Rinaldi*Pembangunan ekonomi desa terus menjadi prioritas pemerintah sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan. Pemerintahmemastikan petani memperoleh pupuk tepat waktu, ibu rumah tangga menikmatiharga sembako yang terjangkau, pelaku usaha mikro memiliki akses pasar yang lebih luas, serta masyarakat desa semakin mudah menjangkau layanan keuangan. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, komitmen tersebutdiwujudkan melalui penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan yang mampu meningkatkankesejahteraan, memperkuat kemandirian desa, dan mendorong pemerataanpembangunan sesuai potensi masing-masing wilayah.Keseriusan itu tampak jelas sejak awal. Dalam rapat terbatas bersama...
- Advertisement -

Baca berita yang ini