Bantu Pengairan Petani Cilacap, Pertamina Pasok Energi Bersih

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Para petani di Desa Kalijaran, Kecamatan Maos, Kabupaten Cilacap mendapat pasokan teknologi Solar Home System (SHS) dari PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU IV Cilacap bersinergi dengan Pertamina Foundation (PF) dan Politeknik Negeri Cilacap (PNC)

Teknologi ini sepenuhnya memanfaatkan tenaga surya menjadi energi listrik untuk menjalankan pompa air tanah yang digunakan sebagai pengairan.

Simbolis penyerahan teknologi ini dilakukan oleh Direktur Keuangan Pertamina Foundation, Medianto T. Hermawan kepada perwakilan kelompok tani setempat.

VP Pemberdayaan Masyarakat Lingkungan dan Olahraga Pertamina, Abdul Aziz, mengapresiasi teknologi energi baru terbarukan (EBT) yang dikembangkan oleh PNC dan diterapkan di wilayah kerja PT KPI RU IV Cilacap.

“Sehingga bisa menjadi sinergi yang saling menguntungkan. Menjadi dukungan untuk Proper & CSR PT KPI RU IV, mendukung program pengadbian masyarakat kampus PNC dan manfaatnya jelas dirasakan masyarakat,” katanya dalam keterangan tertulis, Jumat 24 Juni 2022.

Sementara Direktur Keuangan Pertamina Foundation Medianto T Hermawan mengungkapkan, teknologi SHS rancangan tim PNC merupakan salah satu teknologi pemenang dari kompetisi inovasi teknologi berbasis EBT dari Program PFSains 2022.

“Kompetisi yang diadakan oleh Pertamina Foundation ini bertujuan untuk mengapresiasi para praktisi energi yang concern dalam mengembangkan dan/atau menciptakan inovasi teknologi berbasis energi bersih yang dapat dijangkau oleh semua kalangan,” jelasnya.

Senada, Area Manager Communication, Relations & CSR PT KPI RU IV, Cecep Supriyatna mendukung sepenuhnya kehadiran teknologi EBT di area persawahan Desa Kailjaran.

“Sejalan dengan komitmen kami yang juga mengembangkan EBT, teknologi ini sangat terbuka peluang untuk dikembangkan di wilayah lain yang memiliki karakter persawahan yang sama,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kehadiran TNI-Polri Menjadi Pilar Utama Menjaga Papua Tetap Aman dan Damai

Oleh: Yonas Kogoya*Keamanan dan stabilitas di Papua terus menunjukkan penguatan seiring meningkatnyasinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjagaketertiban wilayah. Berbagai langkah strategis yang dilakukan TNI dan Polri menjadibagian penting dari upaya negara menghadirkan rasa aman sekaligus memastikanpembangunan di Papua berjalan secara berkelanjutan. Situasi tersebut memperlihatkankomitmen kuat negara dalam melindungi masyarakat Papua agar dapat menjalankanaktivitas sehari-hari dengan tenang, produktif, dan penuh harapan menuju masa depanyang lebih maju.Operasi gabungan TNI di bawah kendali Komando Gabungan Wilayah Pertahanan(Kogabwilhan) III bersama Koops Habema menjadi bukti nyata keseriusan negara dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua. Keberhasilan aparat dalammempersempit ruang gerak kelompok separatis serta mengamankan berbagaiperlengkapan tempur menunjukkan bahwa upaya penegakan keamanan dilakukansecara profesional, terukur, dan bertanggung jawab. Langkah tersebut sekaligusmemberikan optimisme bahwa Papua semakin berada dalam kondisi yang kondusifuntuk mendukung pembangunan di berbagai sektor.Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto menegaskan bahwa seluruh operasikeamanan bertujuan memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas secara aman, termasuk anak-anak yang bersekolah dan masyarakat yang bekerja membangunperekonomian daerah. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa orientasi utama negara adalah melindungi rakyat dan menciptakan suasana damai demi kemajuan Papua. Keamanan bukan hanya soal menjaga wilayah, tetapi juga menjaga harapanmasyarakat agar dapat menikmati pembangunan dan kesejahteraan secara merata.Keberhasilan aparat keamanan dalam menjaga wilayah strategis di Papua juga memperlihatkan semakin kuatnya koordinasi lintas sektor. Dukungan masyarakatterhadap upaya menjaga stabilitas menjadi faktor penting yang mempercepatterciptanya kondisi aman dan tertib....
- Advertisement -

Baca berita yang ini