Viral! Seorang Karyawan Ganti Materai dengan Cukai Rokok, Netizen: Kepikiran Aja

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Biasanya dalam membuat surat perjanjian pasti menggunakan materai untuk memperkuat keabsahannya. Namun pernahkah kalian terpikirkan menggantikan materai dengan cukai rokok?

Ada seorang pengguna Twitter dengan nama akun @ggaassddaapp membagikan pengalamannya melalui cuitannya. Dalam cuitannya itu, ia menceritakan bahwa ada salah seorang karyawannya yang mengganti materai dengan cukai rokok.

Cuitannya pun jadi viral di media sosial.

“Ada karyawan kaya gini, materai diganti sama cukai rokok. Ya harganya sama sih,” cuitnya.

Netizen pun menanggapinya dengan beragam reaksi. Mereka mengaku tak habis pikir dengan tingkah laku warga Indonesia.

Bahkan sampai ada yang berbagi juga kalau mereka juga memiliki pengalaman yang serupa.

“Mana gue pernah lagi,” komentar netizen.

“Bisa gitu ya pake cukai rokok. Baru tahu gue.”

“Sungguh itu karyawannya out of the brain,” komentar netizen lain.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini