Segera Sosialisasi dan Edukasi Cacar Monyet Agar Masyarakat Paham Menghindari

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Model sosialisasi dan edukasi saat tangani covid-19 harus segera dilakukan untuk penyakit cacar monyet atau monkey pox.

Tujuannya agar masyarakat menjadi paham terhadap penyakit menular tersebut sesegera mungkin.

“Meski hingga kini belum ada kasus cacar monyet di Indonesia, namun edukasi sedini mungkin sangat diperlukan,” kata epidemiolog lapangan, Universitas Jenderal Soedirman, dr. Yudi Wibowo, Kamis 26 Mei 2022.

Dalam melakukan sosialisasi dan edukasi, Yudi juga mengingatkan terhadap potensi informasi hoax yang ikut serta.

Jika dilakukan sedini mungkin, masyarakat juga bisa melakukan antisipasi dengan baik dan benar agar terhindar dari penyakit menular itu.

Saat ini, cacar monyet dikabarkan beredar di sejumlah negara Eropa antara lain Inggris dan Spanyol.

Kasus cacar monyet diketahui merupakan penyakit endemik dari Afrika Tengah dan Barat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Minyakita dan Strategi Pemerintah Menjaga Keseimbangan Pasar

Oleh : Antonius UtomoMinyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar dan tingkat konsumsi minyak goreng yang tinggi, stabilitas harga dan ketersediaan produk inimenjadi perhatian utama pemerintah. Dalam konteks tersebut, program Minyakita hadir sebagaiinstrumen strategis untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh minyak goreng dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga keberlangsungan industri sawit dan minyakgoreng nasional.Sejak diperkenalkan sebagai minyak goreng rakyat, Minyakita dirancang untuk menjadi solusiatas fluktuasi harga minyak goreng yang kerap terjadi akibat dinamika pasar global maupundomestik. Keberadaan Minyakita tidak hanya bertujuan menjaga daya beli masyarakat, tetapijuga menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan keseimbangan antara kepentingankonsumen, produsen, distributor, dan pelaku usaha di seluruh rantai pasok. Dengan demikian, Minyakita menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasionalyang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat.Kementerian Perdagangan bersama berbagai pemangku kepentingan juga terus memperkuatmekanisme distribusi agar Minyakita dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara lebihefektif. Dalam pelaksanaannya, pemerintah melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN pangan seperti Bulog dan ID Food, guna memperluas jaringan distribusi dan memperkuatpengawasan terhadap penyaluran minyak goreng rakyat. Langkah ini menjadi bagian daristrategi besar pemerintah untuk memastikan bahwa manfaat program Minyakita dapatdirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai daerah.Upaya tersebut menunjukkan bahwa pengendalian harga tidak semata-mata dilakukan melaluipenetapan Harga Eceran Tertinggi (HET), tetapi juga melalui pembenahan tata niaga dan rantaidistribusi. Pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa perbedaan harga di tingkat konsumen sering kali dipengaruhi oleh hambatan distribusi, biaya logistik, dan keterbatasan pasokan di wilayah tertentu....
- Advertisement -

Baca berita yang ini