Ini Pesan Prabowo di Momen Harkitnas

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Pentingnya menjaga semangat nasionalisme bagi semua masyarakat Indonesa, hal itu yang dikatakan oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dalam momen Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), Jumat 20 Mei 2022.

“Pak Menhan (Prabowo) mengajak memaknai kembali momentum Kebangkitan Nasional sebagai momentum mempersatukan menjaga semangat nasionalisme di tengah tantangan yang semakin kompleks,” ujar juru bicaranya, Dahnil Anzar Simanjuntak meyampaikan pesan Prabowo itu, Jumat 20 Mei 2022.

Lebih lanjut, Dahnil menyebut Prabowo memiliki keyakinan bahwa untuk mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan makmur dapat dilakukan bila seluruh elemen anak bangsa dapat saling bergandengan tangan, bersatu, dan melakukan yang terbaik bagi bangsa dan negara.

“Indonesia maju, adil dan makmur hanya bisa kita wujudkan bila semua anak bangsa saling bergandengan tangan bersatu berlomba-lomba berbuat yang terbaik untuk bangsa dan negara, khususnya anak muda berkaryalah sesuai bakat dan minat dan terus pupuk semangat nasionalisme dan mari kira rawat Indonesia yang tinggi keberagamannya ini,” kata Dahnil.

Peringatan Harkitnas untuk mengenang Masa Pergerakan Nasional. Masa itu ditandai dengan peristiwa penting dalam sejarah kemerdekaan, yaitu berdirinya organisasi pergerakan Budi Utomo pada 20 Mei 1908.

Budi Utomo merupakan organisasi pertama di Indonesia yang bersifat nasional dan modern yang menandai sejarah pergerakan kemerdekaan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Perkuat Ekosistem Media Digital Hasilkan Internet Sehat dan Berkualitas

*) Oleh: M. Naufal FahriTransformasi digital telah mengubah cara masyarakat Indonesia memperoleh, memproduksi, dan mendistribusikan informasi. Ruang digital kini bukan lagi sekadarkanal komunikasi, melainkan telah menjadi ruang publik yang memengaruhi caramasyarakat berpikir, mengambil keputusan, belajar, bekerja, hingga berinteraksisecara sosial. Perubahan ini membawa manfaat besar karena informasi menjadisemakin cepat, murah, beragam, dan mudah diakses hingga ke berbagai lapisanmasyarakat. Namun, kemudahan tersebut sekaligus menghadirkan tantangan seriusketika derasnya arus informasi tidak diimbangi kemampuan memilah, memverifikasi, dan memahami konteks.Direktur Ekosistem Media Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Farida Dewi Maharani menilai perkembangan teknologi tidak mungkin dihentikan, sehinggapendekatan yang diperlukan bukanlah menutup ruang digital, melainkan membanguntata kelola yang mampu menjaga manfaat teknologi sekaligus meminimalkanrisikonya. Pemerintah, menurut Farida, memiliki peran menjaga “pagar” ruang digital agar tetap sesuai dengan kebutuhan masyarakat tanpa mematikan kebebasanberekspresi dan berpendapat. Perspektif tersebut penting karena kemajuan teknologiharus ditempatkan sebagai instrumen pembangunan, bukan semata-mata sebagaisumber ancaman. Dengan infrastruktur konektivitas yang terus berkembang, tantangan berikutnya adalah memastikan masyarakat mampu menggunakan teknologisecara produktif.Masalahnya, demokratisasi produksi informasi melalui media sosial juga telahmenghapus banyak batas yang sebelumnya dijaga oleh mekanisme editorial media arus utama. Setiap orang kini dapat menjadi produsen sekaligus distributor informasitanpa harus melalui proses verifikasi, konfirmasi,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini