Deleted Scene ‘Moon Knight’ di Episode Akhir Selamatkan Serinya dari Bencana MCU

Baca Juga

MATA INDONESIA, LOS ANGELES – Tim kreatif dari serial Marvel ‘Moon Knight’ sengaja memilih untuk tidak menampilkan cameo lain. Hal tersebut telah menolong serial itu terhindar dari bencana Marvel Cinematic Universe (MCU).

Melansir dari Screen Rant, serial ini dianggap sebagai bagian dari MCU. Namun sebagian besar adegan cameonya dihapus dari waralaba untuk menghubungkannya ke MCU yang lebih luas saat ini.

Meski ini telah membuat properti Marvel kekurangan crossover atau sekuel yang diharapkan hingga kini. Namun kurangnya ikatan MCU ini akhirnya menguntungkan serial itu.

Penulis ‘Moon Knight’ Jeremy Slater mengungkapkan sebelumnya ada rencana untuk crossover dengan karakter ‘Eternals’ Chloe Zhao. Selain itu juga rencananya akan menambahkan cameo lainnya, seperti Blade atau Werewolf by Midnight.

Namun sutradara ‘Moon Knight’ Mohamed Diab berharap detail tentang adegan yang dihapus itu akan segera dirilis Marvel ke publik.

Keputusan ini berfungsi sebagai respons terhadap masalah yang tengah berlangsung di MCU. Asumsi bahwa sebuah acara atau film akan memiliki cameo yang besar.

Contohnya WandaVision, memiliki percakapannya sendiri yang didominasi oleh asumsi bahwa Mephisto dan Mister Fantastic akan terlibat.

Sementara itu, serial Marvel ‘Moon Knight’ sudah tamat dengan total enam episode. Serialnya tayang di platform streaming Disney+.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini