Wajib Tahu! Inilah Tips Jaga Kesehatan Jelang Mudik Lebaran

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Jelang lebaran, masyarakat tengah mempersiapkan untuk mudik kekampung halaman. Setelah dua tahun ngga mudik,akhirnya pemerintah mengizinkan mudik.

Namun, mudik bisa membuat lelah karena perjalanan yang ditempuh. Oleh karena itu, banyak yang harus disiapkan agar mudik lancar, salah satunya adalahkesehatan.

Berikut ada beberapa tips untuk menjaga kesehatan yang perlu diperhatikan sebelum melakukan mudik, yaitu:

1. Istirahat yang cukup

Sebelum mudik, pastikan kamu mendapat waktu istirahat yang cukup agar tetap fit saat berkendara. Jika menggunakan transportasi umum, pilih transportasi yang nyaman.

2. Makanan yang dikonsumsi

Makanlah makanan yang penuh nutrisi dan bergizi. Bawabekal untuk perjalanan mudik seperti roti gandum yang tinggi serat, buah-buahan, atau camilan sehat.

3. Asupan cairan

Dilansir dari laman Halodoc, asupan cairan juga harus diperhatikan. Saat mudik, tubuh akan terkena polusi, sebaiknya penuhi kebutuhan cairan agar menghilangkan racun yang masuk dan menghindari dehidrasi.

4. Ikuti protokol kesehatan

Akhirnya pemerintah mengizinkan mudik setelah dua tahun bergelut dengan pandemi. Meski mudik, kita tentuperlu menjaga kesehatan agar tidak membawa penyakit kekampung halaman. Kita harus tetap mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah.

Nah itu dia hal yang perlu diperhatikan sebelum mudik agar kesehatan tubuh tetap terjaga. Pastikan kalian mematuhi prokes saat mudik, ya!

Reporter: Dinda Nurshinta

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Menjaga Aspirasi Tetap Murni di Tengah Agenda Pemulihan Ekonomi

Oleh: Dhita Karuniawati )*Demokrasi memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik, masukan, dan aspirasi kepada pemerintah. Kebebasan berpendapat menjadi salah satu fondasipenting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara karena memungkinkan lahirnyakebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan publik. Namun, di tengah upayamemperkuat pemulihan ekonomi nasional, penyampaian aspirasi perlu tetap dijagaagar tidak kehilangan substansinya akibat tindakan yang justru merugikan masyarakatluas.Demonstrasi merupakan instrumen demokrasi yang sah dan telah menjadi bagian dariperjalanan sejarah Indonesia. Berbagai perubahan kebijakan lahir dari dialog yang diawali oleh kritik masyarakat. Oleh karena itu, penyampaian aspirasi yang dilakukansecara damai dan bertanggung jawab bukan hanya menjadi hak warga negara, tetapijuga bentuk partisipasi aktif dalam pembangunan nasional.Di era digital, dinamika penyampaian aspirasi tidak lagi hanya terjadi di ruang publik, tetapi juga di media sosial. Informasi dapat menyebar dalam hitungan detik dan memengaruhi persepsi masyarakat secara luas. Kondisi ini membuka peluang bagimunculnya disinformasi, provokasi, maupun narasi yang dapat memperkeruh situasiapabila tidak disikapi secara bijaksana. Karena itu, kedewasaan dalam bermedia sosialmenjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menjaga kualitas demokrasi.Dalam konteks tersebut, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengajakmahasiswa untuk menjaga ketertiban dalam menyampaikan aspirasi sertameningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran hoaks dan berbagai bentukprovokasi di ruang digital yang berpotensi memicu eskalasi situasi. Imbauan tersebutjuga menekankan pentingnya penggunaan media sosial secara bertanggung jawabagar ruang digital tidak menjadi sarana penyebaran informasi yang menyesatkan dan dapat mengganggu stabilitas sosial. Pesan tersebut menjadi relevan mengingat ruang digital kini memiliki pengaruh besarterhadap dinamika di lapangan. Narasi yang dibangun melalui media sosial mampumenggerakkan opini publik, bahkan memicu tindakan spontan yang belum tentudidasarkan pada informasi yang utuh. Oleh sebab itu, literasi digital menjadi kebutuhanmendesak agar masyarakat dapat memilah informasi secara kritis sebelummenyebarkannya.Di sisi lain, organisasi kemahasiswaan juga menunjukkan komitmen terhadappenyampaian aspirasi yang bermartabat. Ketua Umum Pimpinan Pusat KesatuanMahasiswa Hindu Dharma Indonesia...
- Advertisement -

Baca berita yang ini