Berasal dari Ketindaksengajaan, Ignacio Nacho Ciptakan Keripik Nachos

Baca Juga

MATA INDONESIA, MEXICO CITY – Berawal dari ketidaksengajaan koki Ignacio ‘Nacho’ Anaya saat restorannya kedatangan sekelompok istri dari tentara Angkatan Udara AS yang berdiam di perbatasan Texas-Meksiko. Para wanita ini sering bertandang ke Meksiko dan berbelanja untuk bersenang-senang.

Wilayah yang didatangi para wanita itu adalah Piedras Negras, kota yang terletak di seberang Rio Grande River. Di kota itu ada restoran bernama Victory Club yang cukup populer karena kelezatannya masakannya.

Ignacio 'Nacho' Anaya
Ignacio ‘Nacho’ Anaya

Saat itu masih pagi dan belum ada pegawai di dapur yang masuk. Nacho menyadari bahwa saat itu di dapur hanya ada dirinya sendiri.

Menurut Oxford Companion of Food and Drink, Nacho melihat sekitar dapur apa saja yang tersedia. Dengan memanfaatkan yang ada, ia lalu mengkombinasikan keju dan jalapenos di atas tumpukan tortilla lalu menyajikannya pada mereka. Siapa sangka makanan ini disukai oleh para wanita itu. Akhirnya mereka memesan masakan itu untuk dibawa pulang ke rumah.

Sejak itulah makanan itu populer. Orang-orang menyebut makanan itu sebagai makanan Nacho. Lama kelamaan karena banyak ditiru orang, makanan ini diberinama Nachos.

Makanan ini sebenarnya sederhana. Hanya mencampurkan keripik tortila yang krispi dan asin, saus keju panas yang meleleh dan jalapeno yang pedas.

Nachos patut berterima kasih pada seorang pria bernama Frank Liberto yang menemukan cara untuk membuat keju buatan yang lebih mudah saat menyajikan Nachos. Khususnya di acara luar ruangan yang besar. Jenis keju nachos ini tidak perlu dipanaskan saat disajikan.

Usai itu, nachos makin populer dan banyak diminati hingga ke berbagai negara. Saat ini Nacho pun semakin berkembang dan memiliki banyak variasi dengan tetap memakai bahan dasar kripik tortila.

Reporter : Adinda Catelina Fadjrin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini