Nah Lho! Perang Rusia-Ukraina Pernah Ada di Kartun The Simpsons

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Dunia dihebohkan dengan aksi Rusia yang memutuskan menyerang Ukraina. Keputusan ini sontak membuat geger publik, bahkan banyak netizen menyerukan soal Perang Dunia III.

Namun, terbaru terungkap fakta mengejutkan dari perang Rusia-Ukraina ini. Beredar bahwa perang tersebut sebelumnya sudah pernah ada di serial kartun The Simpsons.

Hal itu diungkap oleh akun Twitter, @geniusmanushya. Lewat postingannya, akun itu membagikan salah satu potongan adegan kartun The Simpsons yang disebut meramal perang Rusia-Ukraina.

“The Simpsons predicted the crisis of Putin, Rusia, Ukraine,” tulisnya.

Dalam ceritanya, Boris Yeltsin dikisahkan sebagai presiden. Di video tersebut ada juga duta besar untuk PBB yang sedang berbicara.

Kemudian terlihat Dubes Rusia yang ikut berbicara. Ia menjelaskan negaranya siap berperang.

Kemudian scene berlanjut saat Rusia menyiapkan penyerangan. Sejumlah mobil tank dan para tentara terlihat jelas si kartun itu.

Sontak, kartun fenomenal ini kembali bikin warganet heboh. Apalagi, The Simpsons kerap meramalkan sejumlah kejadian tak terduga di dunia.

Usut punya usut, scene tersebut ada di salah satu episode The Simpsons di tahun 1998.

Gimana? Kamu percaya?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Bersama Menjaga Transparansi Penggunaan Anggaran MBG

Oleh: Asep Faturahman)* Transparansi menjadi fondasi utama dalam pelaksanaan Program Makan BergiziGratis (MBG). Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap penggunaananggaran negara, pemerintah menegaskan komitmennya untuk memastikan setiaprupiah yang dialokasikan dikelola secara terbuka, terukur, dan akuntabel. Dinamikayang muncul di ruang publik, termasuk perbincangan viral mengenai menu Ramadan, dipandang sebagai bagian dari partisipasi masyarakat dalam mengawalkebijakan strategis nasional. Menanggapi isu tersebut, Wakil Kepala Badan Bidang Komunikasi dan InvestigasiBadan Gizi Nasional, Nanik S. Deyang, mengatakan alokasi bahan makanan dalamprogram ini berada pada kisaran Rp8.000 hingga Rp10.000 per porsi. Angka tersebut berbeda dengan nominal Rp13.000 hingga Rp15.000 yang ramai dibahas, karena total anggaran per porsi mencakup komponen lain di luar bahan bakumakanan. Balita, PAUD,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini