Tim Bulutangkis Putra Indonesia Gagal Juara Kejuaraan Asia Beregu 2022

Baca Juga

MATA INDONESIA, SELANGOR – Tim bulutangkis putra Indonesia gagal mengikuti jejak tim putri yang berhasil menjadi juara Kejuaraan Beregu Asia 2022. Tim Merah Putih takluk 0-3 di tangan Malaysia.

Indonesia yang diperkuat pemain pelapis harus mengakui keunggulan tuan rumah yang turun dengan kekuatan penuh di final Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia 2022.

Kegagalan ini pun memupus asa tim Merah-Putih untuk menyandingkan titel juara putra-putri. Sebelum partai final putra digelar, Gregoria Mariska Tunjung dkk., sudah berhasil untuk kali pertama menjadi jawara beregu Asia usai menang 3-1 atas Korea Selatan di final.

Chico Aura Dwi wardoyo yang tampil pertama, belum berhasil mengalahkan Lee Zii Jia. Tetapi dia mampu mencuri satu gim. Kegagalannya itu lebih banyak ditentukan faktor kematangan.

“Di gim pertama saya bisa main cepat sesuai strategi yang saya kembangkan. Sayang di gim kedua, saya tidak bisa keluar dari pola permainan lawan. Selain tak berkembang dan terjebak pola permainan lawan, saya juga banyak membuat kesalahan,” kata Chico.

Pada ganda pertama, pasangan pelapis, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin juga layak diacungi jempol. Pasangan berjulukan The Babbies ini bisa merebut gim pertama sebelum akhirnya takluk di tangan pasangan peraih perunggu Olimpiade Tokyo, Aaron Chia/Soh Wooi Yik dengan skor 21-17, 13-21, 18-21.

“Tadi kami sudah berjuang maksimal. Sayang di poin-poin kritis kami kurang tenang. Ini menjadi pelajaran penting bagi pasangan muda seperti saya dan Daniel,” ucap Leo

Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay yang tampil penuh semangat dan pantang menyerah di partai ketiga, belum mampu memperseman kemenangan. Tunggal kedua Indonesia itu dikalahkan Ng Tze Yong, 14-21, 15-21.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG Dikawal Para Ahli, Masa Depan Gizi Anak Makin Terjamin

Oleh: Alexander Royce*)Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menjadi salah satu kebijakan strategispemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia. Di tengahberbagai tantangan pembangunan, mulai dari stunting, kesenjangan akses panganbergizi, hingga kebutuhan peningkatan kualitas generasi muda menuju Indonesia Emas 2045, kehadiran MBG menunjukkan komitmen negara untuk memastikan setiap anakIndonesia mendapatkan hak yang sama atas asupan gizi yang berkualitas. Pemerintahterus memperkuat tata kelola dan pengawasannya dengan melibatkan para ahli gizi, tenaga kesehatan, akademisi, hingga berbagai pemangku kepentingan agar manfaatnya semakin optimal dan tepat sasaran.Dukungan terhadap MBG juga datang dari kalangan akademisi dan praktisi gizi. Ahli Gizi Institut Pertanian Bogor (IPB) sekaligus Dewan Pengurus Pusat Himpunan Alumni IPB Departemen Gizi, Lesda Lybaws, menilai program MBG merupakan langkah yang efektif untuk memutus rantai stunting...
- Advertisement -

Baca berita yang ini