Gak Ribet, Ternyata Olahraga Ini Bisa Cegah Obesitas

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Tahu gak? Bisa aja di dalam diri kamu memiliki gen obesitas.Ternyata  Orang-orang yang secara genetik rentan terhadap obesitas dapat menambah berat badan dengan lebih mudah daripada orang lain lho.

Dilansir dari livescience.com pada 2 Agustus 2019, sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa jenis olahraga tertentu dapat membantu menangkal obesitas, bahkan bagi mereka yang secara genetis cenderung mengalami kondisi tersebut.

Dari penelitian yang dilakukan, ternyata jogging menjadi salah satu olahraga yang terbukti dan efeknya paling kuat untuk mencegah obesitas. Peserta penelitian dengan gen obesitas yang joging cenderung memiliki BMI lebih rendah.

Selain itu, persentase lemak tubuh lebih juga rendah dan lingkar pinggul lebih kecil daripada orang dengan risiko genetik serupa yang tidak joging.

Nah! Buat yang tidak suka joging, ada lima jenis olahraga lain juga dikaitkan dengan BMI yang lebih rendah di antara individu yang berisiko mengalami obesitas. Diantaranya pendakian gunung, berjalan, power walk, jenis tarian tertentu (seperti dansa ballroom) dan sesi yoga yang panjang.

Temuan ini menunjukkan bahwa “Walaupun faktor keturunan sangat penting untuk obesitas, melakukan berbagai jenis latihan dapat mengubah hubungan ini,” tulis para penulis dalam makalah mereka, yang diterbitkan pada 1 Agustus di jurnal PLOS Genetics.

Dalam penelitian tersebut juga ditemukan bahwa beberapa jenis olahraga lain gagal menangkal risiko genetik obesitas.  Diantaranya yang gagal termasuk bersepeda, latihan peregangan dan berenang, serta video game “Dance Dance Revolution“.

 

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini