Camilla, Istri Pangeran Charles Positif Covid-19

Baca Juga

MATA INDONESIA, LONDON – Menyusul Pangeran Charles terkena Covid-19, kali ini istrinya Camilla Parker Bowles positif virus Corona.

Clarence House mengumumkan hal ini. Setelah terinfeksi, Camilla menjalankan karantina sesuai pedoman pemerintah Inggris.

”Yang Mulia Duchess of Cornwall telah menjalani tes positif Covid-19 dan mengasingkan diri. Kami terus mengikuti pedoman pemerintah,” kata Clarence House seperti dikutip Channel News Asia.

Suaminya Charles yang berusia 73 tahun telah positif Covid-19 untuk kedua kalinya. Clarence House belum memberikan pembaruan tentang kondisinya dan tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang Camilla.

Kedua pasangan suami istri ini telah mendapat vaksin penuh terhadap Covid-19, termasuk suntikan booster.

Seorang sumber kerajaan mengatakan kepada Reuters pekan lalu bahwa Charles telah bertemu ibunya, Ratu Elizabeth, dua hari sebelum tes positifnya.

Sumber itu mengatakan pada saat itu raja tidak menunjukkan gejala apa pun, tetapi situasinya sedang dipantau.

Charles sebelumnya terkena virus ini pada Maret 2020 ketika dia mengatakan dia “beruntung” hanya menderita gejala ringan.

Putranya Pangeran William juga tertular Covid-19 tak lama setelah ayahnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini