Catat Tanggalnya! ‘Alice in Borderland’ Season 2 Bakal Tayang di Netflix

Baca Juga

MATA INDONESIA, TOKYO – Setelah penantian panjang, akhirnya serial Netflix ‘Alice in Borderland’ season dua akan tayang tahun ini. Sudah dua tahun sejak season pertama tayang di Netflix.

Sayangnya, serial yang diadaptasi dari manga ini tak dijadwalkan pada awal 2022. Melainkan pada akhir 2022.

Melansir dari Netflix Life, serial Jepang ini akan tayang pada Desember 2022. Penonton bisa menyaksikannya melalui platform layanan streaming Netflix.

Sebelumnya, Netflix sempat memberikan ancang-ancang dan telah memberi lampu hijau penayangan ‘Alice in Borderland’ season dua ini. Serial ini tayang sebagai bagian dari acara Festival Jepang virtual mereka.

Tentu serial thriller ini sangatlah ditunggu-tunggu oleh penggemar. Kento Yamazaki dan Tao Tsuchiya akan kembali muncul sebagai peran utama serial ini.

Namun sampai saat ini belum ada video trailer atau poster yang diunggah oleh pihak Netflix perihal penayangan serial season barunya tersebut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini