Inilah 5 Fakta Menarik dari Pernikahan Park Shin Hye dan Choi Tae Joon, Sampai Didatangi Lee Min Ho Lho!

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Pada Sabtu 22 Januari 2022 waktu setempat, Park Shin Hye dan Choi Tae Joon resmi menikah. Mereka menikah di sebuah gereja di Seoul, Korea Selatan.

Beberapa artis Korea ternama lainnya dikabarkan hadir dalam prosesi pernikahan Shin Hye dan Tae Joon. Bahkan mereka juga mengundang Lee Min Ho lho!

Nah ternyata di balik momen bahagia ini ada beberapa fakta menarik dari kedua pasangan ini. Penasaran? Yuk simak di bawah ini.

1. Udah pacaran lama

Park Shin Hye dan Choi Tae Joon diketahui telah menjalin hubungan asmara selama empat tahun, yakni sejak 2017. Kedekatan mereka sempat keciduk Dispatch pada 2018 dan buat heboh penggemar.

Hingga akhirnya Shin Hye mengumumkan secara resmi pada 2018 bahwa dirinya benar berkencan dengan Tae Joon.

2. Dari almamater yang sama

Keduanya juga diketahui telah menempuh pendidikan di universitas yang sama, yaitu di Universitas Chung Ang. Bahkan keduanya sama-sama mengambil jurusan yang sama di jurusan teater.

Agensi pun mengonfirmasi bahwa keduanya telah saling dekat karena seringg bertemu sebagai teman satu kampus.

3. Park Shin Hye hamil

Shin Hye mengungkapkan kehamilannya pada November 2021 lalu. Ia menikah dalam keadaan hamil.

Kabar kehamilannya ini terungkap melalui unggahan Shin Hye lewat platform fancafe pada Selasa 23 November 2021.

4. Menangis saat mengucapkan janji suci

Saat itu, Shin Hye nyaris meneteskan air mata saat mengucapkan janji suci pernikahannya. Hal ini terungkap dari video yang beredar di media sosial saat bahwa Shin Hye mengucapkan janji sucinya dengan nada yang bergetar.

Dengan lembutnya, Tae Joon pun kemudian menghapus air mata yang ada di pipi Shin Hye.

5. Ada Lee Min Ho

Sederet artis ternama telah hadir dalam proses upacara pernikahan Shin Hye dan Tae Joon. Beberapa di antaranya ialah Lee Min Ho, D.O EXO, IU, Crush, Zico, Kim Bum, dan masih banyak lagi.

Lucunya, Lee Min Ho datang sebagai karakter utama dari drama ‘The Heirs’ yang mana Park Shin Hye merupakan karakter utama wanita dari drama itu juga.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Mendukung Instensifikasi Respons Dini Menekan Dampak PHK terhadap Masyarakat

*) Oleh : Prinsa AlisaDinamika perekonomian global yang masih diwarnai ketidakpastian memberikantantangan tersendiri bagi dunia usaha dan sektor ketenagakerjaan di Indonesia. Dalam situasi tersebut, pemerintah terus menunjukkan komitmennya untuk melindungimasyarakat melalui berbagai langkah strategis guna mengantisipasi dan meminimalkan dampak pemutusan hubungan kerja (PHK). Upaya intensifikasirespons dini yang dilakukan pemerintah patut mendapatkan dukungan dari seluruhelemen masyarakat karena menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas ekonominasional sekaligus melindungi kesejahteraan para pekerja dan keluarganya.Langkah respons dini yang diperkuat pemerintah menunjukkan adanya kesadaranbahwa potensi PHK harus diantisipasi sebelum berkembang menjadi permasalahansosial dan ekonomi yang lebih besar. Melalui pemantauan kondisi industri secaraberkelanjutan, penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, sertakomunikasi yang lebih intensif dengan pelaku usaha, pemerintah berupayamendeteksi berbagai potensi risiko sejak awal. Pendekatan ini menjadi penting karenapenanganan yang cepat dan tepat dapat mengurangi dampak yang dirasakan oleh pekerja maupun sektor usaha.Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Dirjen PHI dan Jamsos) Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (KemnakerRI), Indah Anggoro Putri menjelaskan pemerintah terus mendorong berbagaikebijakan yang bertujuan menjaga keberlangsungan dunia usaha agar tetap mampumempertahankan tenaga kerjanya. Berbagai insentif, kemudahan berusaha, hinggaupaya menjaga iklim investasi terus dilakukan untuk menciptakan ruang tumbuh bagisektor industri. Langkah tersebut menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya fokuspada penanganan dampak setelah PHK terjadi, tetapi juga berupaya mencegahterjadinya PHK melalui penguatan daya tahan ekonomi dan dunia usaha.Selain itu, pengembangan program peningkatan keterampilan dan pelatihan kerjamenjadi salah satu bentuk nyata respons pemerintah dalam menghadapi perubahankebutuhan pasar tenaga kerja. Transformasi ekonomi dan perkembangan teknologimenuntut tenaga kerja memiliki kompetensi yang semakin adaptif. Melalui berbagaiprogram pelatihan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pemerintahberupaya memastikan bahwa pekerja Indonesia tetap memiliki daya saing dan peluang kerja yang luas di tengah perubahan ekonomi yang berlangsung cepat.Dukungan terhadap respons dini pemerintah juga penting karena dampak PHK tidakhanya dirasakan oleh individu yang kehilangan pekerjaan, tetapi juga memengaruhikondisi ekonomi keluarga dan masyarakat sekitar. Ketika lapangan kerja dapatdipertahankan dan risiko PHK dapat ditekan, daya beli masyarakat akan tetap terjaga. Stabilitas konsumsi rumah tangga pada akhirnya akan mendukung pertumbuhanekonomi nasional yang lebih kuat dan berkelanjutan. Oleh karena itu, keberhasilanlangkah pemerintah dalam melakukan mitigasi risiko ketenagakerjaan akanmemberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.Pakar demografi dan ketenagakerjaan terkemuka dari Universitas Gadjah Mada(UGM), Tadjuddin Noer Effendi menjelaskan di tingkat daerah, penguatan respons dinidapat membantu pemerintah daerah dan pelaku usaha mengambil langkah antisipatifyang lebih efektif. Informasi yang diperoleh lebih cepat memungkinkan berbagai pihakmenyiapkan solusi sebelum terjadi gejolak ketenagakerjaan yang lebih besar. Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam memastikan setiap kebijakan dapat berjalansecara optimal dan tepat sasaran.Dukungan terhadap langkah pemerintah juga perlu diwujudkan melalui partisipasi aktifberbagai pemangku kepentingan....
- Advertisement -

Baca berita yang ini