Raih Penghargaan Spesial FIFA, Begini Tanggapan Ronaldo

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Cristiano Ronaldo meraih penghargaan spesial dari FIFA. Pemain asal Portugal itu menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa di level internasional.

Ronaldo memang tidak masuk tiga besar Pemain Terbaik FIFA 2021. Dia harus merelakan posisi itu kepada Robert Lewandowski, Lionel Messi, dan Mohamed Salah. Lewandowski akhirnya keluar sebagai pemenang.

Bukan berarti Ronaldo hampa penghargaan FIFA 2021. Dia memenangkan trofi spesial karena menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa di level internasional bersama Portugal.

Ronaldo melampaui catatan legenda Iran, Ali Daei, dengan total 109 gol dan bertahan selama 15 tahun. Pemain 36 tahun itu mencatatkan 115 gol dari 184 penampilan bersama Portugal sejak debut di 2003.

“Memenangkan penghargaan spesial dari FIFA adalah kebanggaan dan kehormatan luar biasa. Fakta bahwa FIFA mengakui saya sebagai pencetak gol terbanyak dalam sejarah bagi saya adalah puncak pencapaian individu dalam mewakili negara tercinta,” tulis Ronaldo di Instagram.

“Sekarang, semua tergantung saya untuk mengubah penghargaan ini menjadi motivasi ekstra untuk membantu mencapai semua tujuan kami di Manchester United musim ini, serta pertandingan play-off yang akan datang pada bulan Maret, sehingga Portugal dapat tampil di Piala Dunia 2022 di Qatar, dan kita semua dapat terus menulis cerita yang luar biasa ini bersama-sama,” katanya.

“Terakhir, kata-kata spesial untuk semua pemain yang mewakili Portugal selama dua dekade terakhir dan untuk semua pemain internasional yang pernah saya hadapi berkali-kali di seluruh dunia. Bakat, profesoinalisme, dan kualitas kalian selalu berkontribusi membuat saya menjadi pemain lebih baik. Terima kasih,” ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Sinergitas Lintas Sektoral Pastikan Keamanan Arus Mudik

Oleh: Dwi Saputri)* Mudik Lebaran selalu menjadi momentum besar yang melibatkan pergerakan jutaanmasyarakat di seluruh Indonesia. Setiap tahun, tantangan yang muncul tidak hanya berkaitan dengan kepadatan arus transportasi, tetapi juga menyangkut kesiapanin frastruktur, keamanan perjalanan, hingga kelancaran distribusi logistik. Menghadapi dinamika tersebut, pemerintah bersama berbagai pemangku kepentingan terusmemperkuat sinergi lintas sektor guna memastikan perjalanan mudik berlangsung aman, tertib, dan nyaman. Upaya kolektif ini menunjukkan bahwa penyelenggaraanmudik Lebaran bukan sekadar agenda tahunan, melainkan kerja bersama yang menuntut koordinasi, kesiapan, dan komitmen dari seluruh elemen pemerintahan demi memberikan rasa aman bagi masyarakat yang pulang ke kampung halaman. Berdasarkan hasil survei yang telah dilaksanakan oleh Kementerian Perhubungan mengenai pergerakan masyarakat pada angkutan Lebaran tahun 2026, tercatat sebanyak 50,6 persen penduduk Indonesia atau setara dengan 143,91 juta orang diperkirakan akan melakukan perjalanan mudik. Adapun pergerakan pemudik terbesarberasal dari Jawa Barat dengan sekitar 30,97 juta orang. Sementara itu, tujuan pemudikpaling banyak tercatat menuju wilayah Jawa Tengah dengan jumlah sekitar 38,71 jutaorang. Data tersebut menggambarkan besarnya mobilitas masyarakat yang harusdikelola secara cermat agar arus perjalanan tetap terkendali. Besarnya jumlah pemudik ini tentu menuntut kesiapan sistem transportasi yang lebihmatang dibandingkan hari-hari biasa. Arus kendaraan yang...
- Advertisement -

Baca berita yang ini