Kaleidoskop: Dari Kim Seon Ho Hingga Lisa BLACKPINK, Inilah Deretan Artis Korea yang Paling Trending di 2021

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pergantian tahun tinggal hitungan jam lagi. Selama 2021 ini banyak kabar yang mengejutkan dari bintang-bintang asal negeri ginseng.

Dari prestasi yang gemilang sampai yang skandal buat geger publik telah terjadi. Artis-artis dari Korea Selatan inilah yang pernah jadi perbincangan publik sampai jadi trending topik selama 2021.

Biar ingat lagi, yuk simak beberapa artis Korea yang sempat trending di tahun 2021:

  1. BTS

Sepanjang tahun ini BTS telah melakukan banyak hal hingga menjadi perbincangan publik sedunia. Nama mereka selalu jadi trending topik selama ini.

Di antaranya ialah mereka telah diutus menjadi utusan khusus oleh Presiden Korea Selatan, Moon Jae In, dan melakukan dinas negara ke PBB UNGA di New York pada September. Selain itu juga Presiden Moon Jae In memberikan tiap member paspor diplomatik.

Masing-masing member juga telah membuat akun Instagram pribadi hingga buat heboh dunia maya.

Selain itu juga BTS sempat menjalani konser offline pertamanya di Los Angeles selama dua tahun tak ada kegiatan tur dunia karena pandemi. Gak cuma itu, baru-baru ini juga ketiga member (Suga, RM, dan Jin) baru aja dinyatakan positif Covid-19 sepulangnya mereka dari Amerika.

  1. Lisa BLACKPINK

Lisa debut sebagai penyanyi solois di tahun 2021 ini. Musik video (MV) ‘Lalisa’ ternyata diterima publik dengan baik.

Videonya pun telah ditonton hingga jutaan kali. Bahkan ada yang memparodikan videonya saking trendingnya.

Selain itu juga Lisa sempat dikabarkan positif Covid juga saat kembali dari Amerika. Kini ia sudah sembuh dan kembali melakukan aktivitasnya di industri musik.

  1. Kim Seon Ho

Penggemar hallyu sempat dibuat geger karena isu skandal aborsi dari aktor yang sedang naik daun, Kim Seon Ho. Isunya saat itu berawal dari sebuah unggahan anonim yang diduga merupakan mantan pacar Kim Seon Ho.

Ia membeberkan bahwa Seon Ho meminta mantan pacar untuk aborsi kandungannya. Namun kini nama Kim Seon Ho udah bersih dan mantan pacar Seon Ho sudah minta maaf atas kegaduhan yang ia buat hingga mencemarkan nama baik Kim Seon Ho.

  1. Han So Hee

Aktris terkenal lainnya dari dunia akting adalah Han So Hee. Namanya jadi trending di media sosial karena aktingnya dalam drama ‘Nevertheless’ dan ‘My Name’.

Perannya dalam kedua drama tersebut menuai beragam reaksi netizen, dari yang pro sampai yang kontra.

  1. Lee Jung Jae

Berkat popularitas serial original ‘Squid Game’, Lee Jung Jae jadi paling banyak dibicarakan dan dicari orang. Karena lagi naik daun, Lee Jung Jae pun baru membuat akun Instagram pribadinya pada Oktober 2021 lalu.

Gak cuma Lee Jung Jae, semua peran ‘Squid Game’ juga masuk trending, termasuk Jung Hoyeon.

  1. Jisoo BLACKPINK

Selain Lisa, Jisoo juga jadi trending baru-baru ini karena keterlibatannya dalam drama ‘Snowdrop’. Melalui drama tersebut, Jisoo akhirnya debut sebagai aktris.

Meski dramanya jadi kontroversi, BLINK (penggemar BLACKPINK) dan anggota BLACKPINK turut mendukung Jisoo sejak awal proses syuting hingga dramanya rilis.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Mendukung Instensifikasi Respons Dini Menekan Dampak PHK terhadap Masyarakat

*) Oleh : Prinsa AlisaDinamika perekonomian global yang masih diwarnai ketidakpastian memberikantantangan tersendiri bagi dunia usaha dan sektor ketenagakerjaan di Indonesia. Dalam situasi tersebut, pemerintah terus menunjukkan komitmennya untuk melindungimasyarakat melalui berbagai langkah strategis guna mengantisipasi dan meminimalkan dampak pemutusan hubungan kerja (PHK). Upaya intensifikasirespons dini yang dilakukan pemerintah patut mendapatkan dukungan dari seluruhelemen masyarakat karena menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas ekonominasional sekaligus melindungi kesejahteraan para pekerja dan keluarganya.Langkah respons dini yang diperkuat pemerintah menunjukkan adanya kesadaranbahwa potensi PHK harus diantisipasi sebelum berkembang menjadi permasalahansosial dan ekonomi yang lebih besar. Melalui pemantauan kondisi industri secaraberkelanjutan, penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, sertakomunikasi yang lebih intensif dengan pelaku usaha, pemerintah berupayamendeteksi berbagai potensi risiko sejak awal. Pendekatan ini menjadi penting karenapenanganan yang cepat dan tepat dapat mengurangi dampak yang dirasakan oleh pekerja maupun sektor usaha.Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Dirjen PHI dan Jamsos) Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (KemnakerRI), Indah Anggoro Putri menjelaskan pemerintah terus mendorong berbagaikebijakan yang bertujuan menjaga keberlangsungan dunia usaha agar tetap mampumempertahankan tenaga kerjanya. Berbagai insentif, kemudahan berusaha, hinggaupaya menjaga iklim investasi terus dilakukan untuk menciptakan ruang tumbuh bagisektor industri. Langkah tersebut menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya fokuspada penanganan dampak setelah PHK terjadi, tetapi juga berupaya mencegahterjadinya PHK melalui penguatan daya tahan ekonomi dan dunia usaha.Selain itu, pengembangan program peningkatan keterampilan dan pelatihan kerjamenjadi salah satu bentuk nyata respons pemerintah dalam menghadapi perubahankebutuhan pasar tenaga kerja. Transformasi ekonomi dan perkembangan teknologimenuntut tenaga kerja memiliki kompetensi yang semakin adaptif. Melalui berbagaiprogram pelatihan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pemerintahberupaya memastikan bahwa pekerja Indonesia tetap memiliki daya saing dan peluang kerja yang luas di tengah perubahan ekonomi yang berlangsung cepat.Dukungan terhadap respons dini pemerintah juga penting karena dampak PHK tidakhanya dirasakan oleh individu yang kehilangan pekerjaan, tetapi juga memengaruhikondisi ekonomi keluarga dan masyarakat sekitar. Ketika lapangan kerja dapatdipertahankan dan risiko PHK dapat ditekan, daya beli masyarakat akan tetap terjaga. Stabilitas konsumsi rumah tangga pada akhirnya akan mendukung pertumbuhanekonomi nasional yang lebih kuat dan berkelanjutan. Oleh karena itu, keberhasilanlangkah pemerintah dalam melakukan mitigasi risiko ketenagakerjaan akanmemberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.Pakar demografi dan ketenagakerjaan terkemuka dari Universitas Gadjah Mada(UGM), Tadjuddin Noer Effendi menjelaskan di tingkat daerah, penguatan respons dinidapat membantu pemerintah daerah dan pelaku usaha mengambil langkah antisipatifyang lebih efektif. Informasi yang diperoleh lebih cepat memungkinkan berbagai pihakmenyiapkan solusi sebelum terjadi gejolak ketenagakerjaan yang lebih besar. Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam memastikan setiap kebijakan dapat berjalansecara optimal dan tepat sasaran.Dukungan terhadap langkah pemerintah juga perlu diwujudkan melalui partisipasi aktifberbagai pemangku kepentingan....
- Advertisement -

Baca berita yang ini