Minum Air Putih Bisa Bikin Lebih Fokus di Pagi Hari?

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Banyak hal yang bisa dilakukan untuk memulai aktivitas sehari-hari, salah satunya dengan minum kopi atau teh di pagi hari. Bahkan tak sedikit yang merasa harus menyesap kopi panas begitu mata terbuka. Katanya kebiasaan ini bisa bikin pikiran lebih semangat.

Tetapi menurut hasil penelitian ternyata minum air putih di pagi hari justru lebih bagus. Air putih bisa membantu mengaktifkan tubuh dan pikiran, serta lebih rendah risiko jika dibandingkan dengan kopi. Penasaran berikut penjelasannya :

1. Air putih bikin lebih fokus dan semangat

Otak adalah salah satu organ yang paling membutuhkan banyak air, yang selanjutnya akan membantu Anda lebih fokus dalam memulai hari dan memudahkan Anda berpikir jernih. Itu sangat penting untuk memiliki hari yang produktif.

Lebih lanjut, tubuh Anda berada dalam masa pembuangan racun di pagi hari. Dengan mengonsumsi air putih, tubuh akan mengeluarkan racun dan mulai membantu fungsi tubuh dalam proses penyisihan. Ini membantu Anda merasa bersemangat dan siap untuk menjalani hari yang menyenangkan.

Anda lebih dianjurkan memperbanyak air putih, karena tubuh mengalami dehidrasi setelah berpuasa sepanjang malam. Sedangkan kopi bersifat diuretik yang merangsang ginjal untuk mengeluarkan lebih banyak natrium ke dalam urine. Akibatnya tubuh lebih mudah dehidrasi.

2. Konsumsi 500 ml hingga 1 liter di pagi hari

Berapa banyak air yang harus anda minum? Jika Anda tidak terbiasa minum air putih di pagi hari, akan sangat sulit untuk mengonsumsi lebih dari satu gelas. Anda dianjurkan memulainya sebanyak 500 ml, lalu perlahan-lahan ditambah jumlahnya hingga terbiasa minum satu liter.

Sedikit catatan, dengan menambahkan perasan lemon ke air akan merangsang hati untuk menghasilkan empedu yang membantu pencernaan dan membersihkan saluran kemih.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Optimalkan Sekolah Rakyat untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Oleh: Yoga Pradana SantosoPemerintah terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasionalmelalui percepatan dan optimalisasi program Sekolah Rakyat yang kini menunjukkan progressignifikan di berbagai daerah, sekaligus menjadi bukti bahwa pemerataan akses pendidikan tidaklagi sebatas wacana, melainkan telah dijalankan secara konkret dan terukur sebagai bagian dariagenda pembangunan sumber daya manusia. Dalam satu tahun terakhir, pemerintah jugamencatat berbagai keberhasilan penting, mulai dari percepatan pembangunan infrastrukturpendidikan, peningkatan akses belajar di wilayah tertinggal, hingga penguatan kolaborasi lintaskementerian yang berdampak langsung pada masyarakat, sehingga kehadiran Sekolah Rakyat menjadi simbol nyata investasi jangka panjang negara dalam menciptakan generasi yang lebihberkualitas dan berdaya saing.Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengungkapkan bahwa pembangunan SekolahRakyat tahap kedua terus berjalan dengan progres yang menggembirakan meskipun dihadapkanpada sejumlah tantangan di lapangan, terutama terkait kesiapan lahan dan akses menuju lokasipembangunan, sementara peran Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PekerjaanUmum Bisma Staniarto dinilai sangat krusial dalam menjaga ritme pembangunan agar tetapsesuai dengan target yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menilai koordinasi teknis yang dilakukan secara konsisten menjadi faktor kunci dalam memastikan setiap hambatan dapatdiatasi secara terukur sehingga proyek tidak berjalan parsial, melainkan terintegrasi dari pusathingga daerah.Lebih lanjut, pembangunan Sekolah Rakyat tahap kedua tidak hanya berfokus pada penyelesaianfisik bangunan, tetapi juga memastikan kesiapan operasional agar sekolah dapat langsungdigunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan olehmasyarakat. Berdasarkan data terbaru, dari total 104 lokasi pembangunan, sebanyak 101 lokasitelah memasuki tahap konstruksi dan seluruhnya ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026, sebuahcapaian yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjadikan sektor pendidikan sebagaiprioritas utama pembangunan nasional.Dalam upaya memastikan target tersebut tercapai, Muhammad Qodari menegaskan bahwaKantor Staf Presiden bersama Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum terusmelakukan langkah konkret melalui rapat koordinasi intensif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN karya dan penyedia jasa konstruksi, sehingga setiap persoalan yang muncul, baik terkait teknis, logistik, maupun kesiapan lahan, dapat dipetakan secara komprehensif danditangani dengan solusi yang jelas dan terukur.Koordinasi tersebut kemudian diperluas dengan melibatkan Kementerian Sosial, KementerianDalam Negeri, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan, serta Zeni TNI Angkatan Darat, yang dinilai mampu mempercepat penyelesaian berbagai hambatan strategis di lapangan, termasukpembangunan akses jalan dan penuntasan persoalan lahan di sejumlah wilayah, di mana sinergilintas sektor ini menjadi kunci dalam mempercepat realisasi program secara menyeluruh danmemastikan tidak ada kendala yang berlarut-larut.Hasil dari upaya percepatan tersebut mulai terlihat di sejumlah wilayah dengan progrespembangunan yang cukup signifikan, seperti di Kalimantan Selatan yang mencapai 30,85 persen, Sulawesi Selatan sebesar 30,22 persen, serta Jawa Barat sebesar 28,07 persen, meskipunpemerintah tetap memberikan perhatian khusus pada beberapa lokasi dengan progres yang masihrendah melalui intervensi yang lebih intensif agar target penyelesaian secara keseluruhan tidakterganggu.Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk memperluas aksespendidikan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak bencana maupun daerahdengan keterbatasan infrastruktur pendidikan, sehingga anak-anak dari keluarga prasejahteratetap dapat memperoleh pendidikan formal yang layak. Program ini dirancang sebagai investasijangka panjang dengan target penyelesaian yang terukur agar dapat segera dimanfaatkan, sekaligus menjadi bagian dari upaya negara dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh wargatanpa terkecuali.Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah juga mempercepat penambahanprogram Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai beroperasi pada April 2026, di...
- Advertisement -

Baca berita yang ini