Dituduh Hanya Fokus Raih Ballon d’Or, Ronaldo Semprot Jurnalis Prancis

Baca Juga

MATA INDONESIA, MANCHESTER – Pemimpin redaksi France Football, Pascal Ferre mengklaim ambisi Cristiano Ronaldo sebelum pensiun adalah mengalahkan jumlah trofi Ballon d’Or Lionel Messi. CR7 membantah pernyataan tersebut.

France Football adalah inisiator penghargaan Ballon d’Or. Tahun ini, penghargaan itu dimenangkan Lionel Messi sekaligus trofi ketujuh sepanjang kariernya.

Messi menyingkirkan dua pesaingnya, Robert Lewandowski dan Jorginho. Pemain asal Argentina itu menjauh dari kejaran Ronaldo yang memenangkan lima trofi.

Beberapa hari lalu, Pascal Ferre menyebut ambisi Ronaldo sebelum pensiun adalah memenangkan Ballon d’Or lebih banyak dari Messi. Dia mengaku tahu hal ini dari mulut Ronaldo langsung.

Via Instagram, Ronaldo membantah pernyataan tersebut. Menurut dia, Ferre telah berbohong.

“Pascal Ferre berbohong menyatakan bahwa saya menceritakan kepadanya bahwa satu-satunya ambisi saya sebelum pensiun adalah memenangkan lebih banyak Ballon d’Or daripada Lionel Messi. Dia menggunakan nama saya untuk mempromosikan dirinya sendiri dan mempromosikan tempat dia bekerja,” tulis Ronaldo.

“Tidak dapat diterima bahwa orang yang bertanggung jawab untuk memberikan hadiah bergengsi seperti itu dapat berbohong dengan cara ini, dengan sangat tidak menghormati seseorang yang selalu menghormati France Football dan Ballon d’Or,” katanya.

“Saya selalu mengucapkan selamat kepada mereka yang menang, karena sportivitas dan fair play yang telah membimbing karier saya sejak awal, dan saya melakukannya karena saya tidak pernah bertentangan dengan siapa pun.”

“Saya selalu menang untuk diri saya sendiri dan untuk klub yang saya wakili, saya menang untuk diri saya sendiri dan untuk mereka yang mencintai saya. Saya tidak menang melawan siapa pun. Ambisi terbesar dalam karir saya adalah memenangkan gelar nasional dan internasional untuk klub yang saya wakili dan untuk tim nasional di negara saya.”

“Ambisi terbesar dalam karir saya adalah menjadi contoh yang baik bagi semua orang yang ingin menjadi pesepakbola profesional. Ambisi terbesar dalam karir saya adalah meninggalkan nama saya tertulis dalam huruf emas dalam sejarah sepakbola dunia.”

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Arah Kebijakan Fiskal Presiden Dorong Optimisme Dunia Usaha

Oleh: Hanif Putra )*Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal(KEM-PPKF) RAPBN 2027 membawa optimisme baru bagi dunia usahadan arah pembangunan ekonomi nasional. Pemerintah menunjukkan keyakinan bahwa Indonesia memiliki fondasiekonomi yang kuat untuk menghadapi tekanan global sekaligusmempercepat pertumbuhan nasional dalam beberapa tahun mendatang.Kehadiran langsung Presiden Prabowo dalam menyampaikan kerangkakebijakan fiskal dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuatkepercayaan publik dan pelaku usaha. Pemerintah ingin memastikanbahwa arah pembangunan ekonomi nasional berada dalam kendali yang jelas, terukur, dan berpihak pada kepentingan rakyat.Presiden Prabowo menegaskan Indonesia memiliki modal besar berupabonus demografi, pasar domestik yang luas, serta kekayaan sumber dayaalam yang melimpah. Pemerintah memandang kombinasi tersebutmenjadi kekuatan utama untuk mendorong pertumbuhan ekonominasional yang lebih mandiri dan berdaya saing tinggi.Pemerintah Indonesia optimistis pasar domestik nasional memilikikapasitas yang sangat besar dan mampu menjadi penggerak utamapertumbuhan ekonomi. Dengan jumlah penduduk yang besar dan konsumsi masyarakat yang terus berkembang, pemerintah menilaiIndonesia memiliki peluang menjadi salah satu pusat pertumbuhanekonomi dunia.Selain itu, Presiden Prabowo juga memaparkan ketangguhan ekonomiIndonesia melalui capaian ekspor sejumlah komoditas strategis sepanjang2025. Pemerintah mencatat minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduanbesi menjadi penyumbang devisa besar bagi negara dengan nilaimencapai lebih dari US$65 miliar atau sekitar Rp1.100 triliun per tahun.Pemerintah menilai capaian tersebut menunjukkan posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam rantai perdagangan global. Potensi ekonominasional juga dinilai masih sangat besar karena Indonesia memilikisumber daya strategis lain seperti nikel, tembaga, logam tanah jarang, minyak bumi, dan kekayaan maritim yang belum dimaksimalkansepenuhnya.Melihat besarnya potensi tersebut, pemerintah berkomitmen memperkuattata kelola ekonomi dan meningkatkan efektivitas pengelolaan anggarannegara. Presiden Prabowo menilai peningkatan rasio penerimaan negara terhadap produk domestik bruto menjadi langkah penting agar kemampuan fiskal Indonesia semakin kuat dan mampu mendukungpembangunan jangka panjang.Pemerintah Indonesia juga mendorong upaya introspeksi nasional dalampengelolaan ekonomi agar kekayaan alam Indonesia benar-benarmemberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Langkah ini dinilaipenting untuk memperkuat kemandirian ekonomi sekaligus mengurangiketergantungan terhadap tekanan ekonomi global.Arah kebijakan fiskal yang disampaikan Presiden mendapat sambutanpositif dari kalangan parlemen. Anggota DPR RI Fraksi PKS,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini